Menristek Siapkan Roadmap Ganti Eselon dengan Teknologi AI

CNN Indonesia | Rabu, 04/12/2019 12:55 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro sedang menyiapkan peta jalan penggunaan kecerdasan buatan untuk mengganti tugas eselon III dan IV. Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P.S. Brodjonegoro sedang menyiapkan peta jalan (roadmap) penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengganti tugas eselon III dan IV. Ini merupakan perwujudan dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Bambang, bila roadmap sudah terbentuk, Kemenristek akan meneruskan kebijakan penggunaan AI untuk mengganti tugas eselon III dan IV ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

"Untuk AI dari kami roadmap-nya, tapi secara umum, misal untuk birokrasi, nanti harus kerja sama dengan Kemenpan-RB," ucap Bambang kepada CNNIndonesia.com, Selasa (3/12).


Nantinya, roadmap juga akan diteruskan ke kementerian/lembaga lain. Pasalnya, masing-masing institusi memiliki kebutuhan AI yang berbeda-beda untuk mengganti tugas pelayanan publik yang sebelumnya diberikan oleh eselon III dan IV.


Kendati begitu, Bambang belum bisa memaparkan lebih jauh contoh tugas eselon yang akan digantikan oleh AI. Ia juga belum bisa memberi estimasi waktu roadmap itu akan selesai dikerjakan. Begitu pula dengan anggaran yang khusus dialokasikan untuk membentuk roadmap tersebut.

"Kami masih tunggu arahan dari rapat koordinasi selanjutnya. Sejauh ini belum terinfo lengkap, tapi secara teknologi kami siapkan AI untuk kelancaran birokrasi," jelasnya.

Di sisi lain, Bambang menegaskan penggunaan AI sesuai arahan Jokowi tidak akan serta merta mengganti seluruh peran eselon III dan IV. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) akan tetap bisa bekerja di kantor.

"Orang-orangnya tetap ada, orang-orangnya tidak diganti, yang dialihkan adalah fungsinya saja, yang tadinya dilakukan oleh orang, jadi kecerdasan buatan," tuturnya.


Sebelumnya, Kepala Negara menginstruksikan pergantian eselon III dan IV dengan AI karena dinilai akan lebih mempercepat dan mempermudah pemberian pelayanan kepada publik. Namun, pergantian ini akan dilakukan secara bertahap mulai dari eselon IV hingga ke eselon III.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan rencana pergantian pejabat eselon III dan IV dengan AI tidak membutuhkan dana khusus dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tidak ada implikasi," ucap bendahara negara singkat di Kementerian Keuangan, Jumat (29/11).

Kendati begitu, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menyatakan kementerian sejatinya tetap membuka ruang penyediaan dana bila sewaktu-waktu kebijakan Jokowi ini membutuhkan anggaran khusus.

[Gambas:Video CNN] (uli/lav)