Gojek Gusur Enam Layanan GoLife, Sisa GoMassage dan GoClean

CNN Indonesia | Rabu, 18/12/2019 17:47 WIB
Setidaknya ada enam layanan yang bakal hilang dari peredaran GoLife akibat kontirbusi GoClean dan GoMassage yang mencapai 90 persen. Fitur GoLife milik Gojek akan diperkecil jumlahnya. (Susetyo Dwi Prihadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu fitur di bawah asuhan perusahaan ride-hailing Gojek yakni GoLife memutuskan untuk menghentikan sejumlah layanan mereka.

Sebab, kontribusi GoClean dan GoMassage mencapai hampir 90 persen, yang mengharuskan perusahaan mengkaji ulang layanan GoLife lainnya.

"Kontribusi layanan GoClean dan GoMessage mencapai hampir 90 persen dari total order di dalam ekosistem GoLife. Sehingga, pengkajian dan pemfokusan ulang perlu dilakukan supaya pertumbuhan usaha terus berkesinambungan sekaligus memastikan konsumen tetap dapat menikmati layanan maksimal dari ekosistem GoLife," tulis Head of GoLife Wesly Simatupang melalui keterangan rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (18/12).


Lebih lanjut, kata Wesly, setidaknya ada enam layanan yang bakal hilang dari peredaran GoLife seperti GoGlam, GoFix, GoAuto, GoDaily, GoLaundry, dan Service Marketplace.


Wesly menuturkan untuk layanan GoLaundry dan GoDaily akan tetap beroperasi hingga 31 Desember 2019. Sementara GoFix dan GoGlam masih akan beroperasi hingga pertengahan Januari 2020, termasuk Service Marketplace yang masih dalam tahap uji coba.

Meski dihentikan, GoLife menawarkan sejumlah opsi kepada para mitra yang tergabung di dalam enam layanan tersebut. Menurut Wesly, mitra dipersilahkan mendaftarkan diri ke berbagai layanan di ekosistem Gojek.

Mulai dari bergabung sebagai mitra GoRide dan GoCourrier, rekan usaha GoPay dan GoTix hingga mitra Usaha Mapan.

[Gambas:Video CNN]

"Khusus mitra GoFix, kami memberikan kesempatan kepada istri mereka untuk dapat mendaftar sebagai mitra Usaha Mapan," kata Wesly.

Selain itu, pihak GoLife juga akan membantu para mitra yang ingin mencari mata pencaharian di luar ekosistem Gojek, dengan memfasilitasi mereka untuk menghadiri Bursa Kerja Mandiri.

"Bursa Kerja Mandiri sendiri merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Alhamdulillaah langkah-langkah tersebut mendapat sambutan yang sangat baik dari para mitra," pungkas Wesly.




(din/DAL)