Alasannya, menurut Deputi Bidang Proteksi Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional BSSN Agung Nugraha, kritikal sektor seperti energi hingga kesehatan telah banyak dikembangkan berdasarkan teknologi digital.
"Di BSSN ada 10 infrastruktur informasi kritis nasional, infrastruktur telekomunikasi ini harus masuk ke dalam infrastruktur strategis karena sejumlah sektor strategis telah terkoneksi dengan internet seperti sektor perbankan, energi dan kesehatan," tutur Agung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Agung menilai infrastruktur telekomunikasi merupakan salah satu kekuatan siber nasional yang patut diakomodir.
Saat ini, BSSN diketahui tengah membangun infrastruktur keamanan siber yang diberi nama National Security Operation Center (NSOC) atau Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional. BSSN menargetkan NSOC bisa beroperasi akhir tahun 2019.
Keamanan siber nasional meliputi, pemantauan keamanan siber nasional, pusat kontak siber serta tata kelola keamanan informasi dan infrastruktur.
NSOC dibentuk sebagai langkah BSSN untuk menjadikan BSSN sebagai Badan Siber Kelas Dunia.
Tak hanya NSOC, BSSN juga meluncurkan tim respon siber sektor pemerintah yang dinamakan Gov-CSIRT (Goverment Cyber Security Incident Response Team). Tim ini akan menjadi bagian NSOC untuk mendeteksi dan melakukan mitigasi terhadap ancaman siber.
[Gambas:Video CNN] (din/lav)