Beda dengan Gopay, DANA Klaim Ganti Uang Pengguna yang Bobol

CNN Indonesia | Jumat, 31/01/2020 04:09 WIB
DANA juga mengklaim selama tahun 2019, keluhan pengguna terkait saldo kurang dari 0,005 persen. CEO dan co-Founder DANA, Vincent Iswara. (CNN Indonesia/Dini Nur Asih)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO dan co-Founder DANA, Vincent Iswara menyatakan pihaknya akan mengembalikan 100 persen uang pengguna yang ada di aplikasi mereka jika dibobol oleh peretas.

Hal itu ia sampaikan sebab Vincent mengklaim sistem sekuriti DANA sangat terjamin keamanannya.

"Kita berani menjamin 100 persen untuk kita kembalikan [jika saldo dicuri] karena sistem kita sudah growth to be very secure [tumbuh dengan sangat aman]," kata dia kepada awak media usai acara Pencapaian Bisnis DANA tahun 2019 di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (28/1).


DANA juga mengklaim selama tahun 2019, keluhan pengguna terkait saldo mereka kurang dari 0,005 persen. Oleh karena itu, Vincent 'pede' mengatakan bahwa layanan dompet digital miliknya lebih baik dibanding pemain lain.

"Dari aplikasi sendiri, tahun 2019 yang kehilangan uang dari pengguna itu kurang dari 0,005 persen. Kita bisa bilang bahwa kita lebih dari semua pemain," tegasnya.


Selain memberikan jaminan 100 persen uang kembali, DANA juga menjamin keamanan jika pengguna menambahkan kartu kredit atau debit di dalam akun DANA mereka.

Sebab, DANA memiliki smart machine learning risk management yang diklaim dapat mengamankan semua transaksi.

"Dari security analysis management yang ada di dalam DANA sendiri sangat spesial. Setiap kali terjadi transaksi akan diminta OTP [one-time password]," pungkas Vincent.


Sebelumnya, kasus pembobolan rekening dialami oleh wartawan senior Ilham Bintang. dengan modus pencurian nomor kartu SIM ponsel. Ilham mengaku dirinya kehilangan ratusan juta atas pembobolan rekening tersebut.

Pelaku yang mengambil alih kartu SIM Ilham Bintang melakukannya dengan meminta petugas di gerai Indosat untuk mengganti kartu SIM atas nama Ilham Bintang. Berdasarkan penuturan pihak Indosat, pelaku penukaran nomor mengaku sebagai Ilham Bintang.

Setelah aksi penipuan mereka berjalan mulus, operator akan mengirim kode SMS autentifikasi atau keamanan dua faktor. Kode ini digunakan untuk masuk ke akun milik korban.

[Gambas:Video CNN]


Selain kasus yang dialami oleh Ilham Bintang, kehilangan saldo pada layanan digital payment cukup sering terjadi. Salah satunya, yang sempat dialami oleh selebritis Aura Kasih.

Dia kehilangan saldo sebesar Rp11 juta yang ia simpan di Gopay. Pihak Gojek pun menegaskan kepada para penggunanya untuk tidak memberikan kode OTP kepada siapapun agar tidak terjadi kasus serupa.

Namun, dalam kasus pembobolan tersebut, belum ada keterangan bahwa saldo Aura Kasih yang hilang itu telah dikembalikan 100 persen. 

(din/DAL)