GrabCar Dipasangi Kamera Siaga 24 Jam untuk Cegah Kejahatan

Grab Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 10/02/2020 09:59 WIB
Dengan Grab Siaga, pengemudi maupun penumpang dapat mengantisipasi tindak kriminalitas. Hasil rekaman kamera itu pun dapat menjadi bahan bukti tindak kejahatan. Hasil rekaman kamera Grab Siaga dapat memantau aktivitas Anda selama perjalanan dan menjadi bahan bukti jika terjadi tindak kejahatan. (Foto: Grab)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab menyediakan layanan perlindungan 24 jam untuk mitra driver dan penumpang. Layanan tersebut berupa kamera closed-circuit television (CCTV) Grab Siaga yang dipasang di bagian dalam dan belakang mobil mitra GrabCar.

Fungsinya untuk merekam aktivitas selama perjalanan secara online. Percakapan serta gambar berupa video dan foto akan terekam oleh kamera Grab Siaga.

Grab menyadari pentingnya meningkatkan standar keselamatan transportasi di Indonesia agar memberikan rasa aman dan nyaman mitra dan pelanggan dalam berkendara.


"Kami telah berinvestasi dalam operasi keselamatan, seperti respons insiden keselamatan 24/7. Berbagai fitur keselamatan terbaru ini merupakan bukti komitmen kami untuk berbuat lebih banyak," ujar Head of Platform Safety Grab Indonesia Mochammad Fadjar Wibowo melalui keterangannya, Jumat (7/2).

Dengan memanfaatkan layanan Grab Siaga, mitra pengemudi maupun penumpang sama-sama dapat mengantisipasi tindak kejahatan, serta mendapat jaminan perlindungan dan keamanan. Terlebih, hasil rekaman kamera tersebut dapat menjadi bahan bukti tindak kejahatan.

Tak hanya memantau secara visual, setiap kamera yang terpasang dilengkapi dengan tombol darurat (panic button) yang bisa ditekan ketika terjadi bahaya dan akan langsung terhubung ke Satgas Keamanan.

Ketika tombol darurat ditekan, kamera akan tersambung kepada operator yang bersiaga selama 24 jam untuk memantau dan memastikan kondisi darurat.

Apabila terpantau terjadi aktivitas yang mencurigakan, membahayakan, atau darurat maka operator akan langsung mengirimkan pasukan satgas ke lokasi Anda.

Jika terpantau tidak terjadi hal yang mencurigakan dan membahayakan maka operator akan menghubungi mitra untuk memastikan keamanan Anda selama perjalanan berlangsung. (fef)