Tips Teknologi

Cara Ubah Ponsel Jadi Webcam untuk Video Conference Kala WFH

CNN Indonesia | Jumat, 03/04/2020 15:19 WIB
Cara Ubah Ponsel Jadi Webcam untuk Video Conference Kala WFH Ilustrasi webcam. (morgueFile/nacu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi virus corona SARS-Cov-2 saat ini mengharuskan warga dunia melakukan pekerjaan, belajar, dan isolasi mandiri di rumah demi memutus mata rantai virus Covid-19 tersebut.

Salah satu layanan konferensi video populer yang banyak dimanfaatkan saat Work From Home atau WFH ialah Zoom. Sebagian masyarakat mungkin ada yang menggunakan web camera atau webcam untuk menunjang penggunaan aplikasi itu.

Namun, di tengah wabah pandemi seperti sekarang, produk webcam pasti banyak diburu. Meski begitu perangkat ponsel kita bisa diubah menjadi webcam, dengan salah satu syarat utama adalah perangkat tidak masuk kategori ponsel lawas.


Berikut cara mengubah ponsel menjadi webcam secara gratis:

1. Unduh Aplikasi Webcam di Google Play Store atau App Store

Banyak aplikasi webcam yang dapat ditemukan, tetapi hanya segelintir aplikasi yang tepat untuk membantu mengubah kerja ponsel menjadi webcam. Berikut daftarnya:

Android

- IP Webcam
- DroidCam
- EpocCam Webcam

iOS

- EpocCam Webcam
- iCam
- iVCam

Perlu diingat sebelum mengunduh aplikasi webcam tersebut, kita mesti membaca kebijakan privasi pengembang dan ikuti instruksi dengan baik. Sebab saat hendak menghubungkannya ke perangkat PC atau laptop, pengembang akan meminta izin untuk mengakses kamera dan mikrofon.

Selain itu, terlalu sering menggunakan aplikasi webcam dapat menguras baterai.

[Gambas:Video CNN]

2. Gunakan Kamera Utama atau Belakang

Sensor kamera utama bakal menghasilkan gambar yang berkualitas lebih tinggi dibanding kamera selfie (swafoto) dan lebih banyak menyuguhkan opsi untuk mengatur zoom dan juga fokus.

Misal, saat ini beredar ponsel-ponsel kelas atas atau flagship yang menawarkan sensor kamera utama sampai 108MP (Samsung Galaxy S20).

Namun inti dari bagian tips ini adalah lebih baik Anda menggunakan kamera belakang dibanding kamera depan.

3. Stabilkan Ponsel Anda

Agar kualitas video stabil saat melakukan konferensi video, sebaiknya disarankan menggunakan minitripod.

Jika Anda memaksakan diri untuk melakukan rapat online dengan memegang sendiri ponsel Anda menggunakan tangan, maka tangan akan cepat mengalami kram.

4. Siapkan Pencahayaan

Saat bekerja atau belajar dari rumah, pasti memerlukan pencahayaan yang baik agar teman, klien atau guru dapat melihat wajah kita dengan baik. Oleh sebab itu, disarankan untuk membeli lampu meja yang umum digunakan untuk membaca dan belajar.

5. Disarankan Membeli Mikrofon

Untuk mendukung audio PC atau laptop yang lebih baik saat melakukan konferensi video, disarankan membeli mikrofon tambahan.

Seperti dilansir CNET,  rekomendasi untuk membeli mikrofon merek USB Blue Yeti. Di pasar Amerika, mikrofon ini dibanderol US$130 atau sekitar Rp2,1 juta (US$1 = Rp16.563).

(din/DAL)