5 Cara Perawatan Pesawat Selama Pandemi Corona

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 07:21 WIB
Sejumlah petugas mengecek turbin badan bawah pesawat Citilink di salah satu hanggar  GMF AeroAsia, Cengkareng (20/9). (CNN Indonesia/ Hesti Rika) Ilustrasi perawatan pesawat komersial. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi virus corona telah memangkas banyak penerbangan ke seluruh dunia yang juga membuat banyak pesawat komersial dikandangkan ke hangar. Pesawat-pesawat menganggur berminggu-minggu hingga berbulan-bulan lamanya di hangar.

Namun kelak dunia pulih dari pandemi, industri penerbangan harus siap untuk kembali mengisi langit. Untuk menjaga pesawat komersial dalam kondisi baik selama parkir lama ternyata ada caranya.

Berikut lima cara yang bisa dilakukan untuk menjaga pesawat, menurut pakar Aerospace Honeywell.


Panaskan mesin

Nyalakan mesin setidaknya sekali setiap 30 hari dan biarkan oli mesin memanaskan suhu selama 15 menit. Menurut pakar, meninggalkan pesawat terlalu lama bisa melanggar ketentuan jaminan, paket layanan pemeliharaan atau perlindungan asuransi.

"Ketika pesawat tidak aktif, sangat penting untuk memiliki catatan setiap menit waktu berjalan," kata Mathew Williams, seorang manajer teknik senior di Honeywell.

Bersihkan interior

Kebersihan merupakan faktor penting bagi penumpang, pilot, serta awak kabin di pesawat. Biasanya, sulit menemukan waktu untuk mencuci karpet atau kursi pesawat.

Untuk itu, saat seperti ini adalah waktu paling tepat untuk membersihkan dan mendisinfeksi pesawat secara mendalam. Satu area penting yang menjadi fokus utama yakni area kokpit yang cenderung banyak kotoran dari tangan.

Setelah dibersihkan, pastikan pesawat tertutup dengan benar.

Pemeliharaan berkala

Untuk pesawat bisnis dan pribadi, pemeliharaan harus tetap dilakukan saat pesawat tidak terbang. Masa seperti ini juga menjadi waktu yang tepat bagi operator penerbangan bisnis untuk merencanakan dengan bijak dan memastikan bahwa pesawat siap dan
aman.

Manfaatkan waktu ini untuk mempersiapkan kenyataan baru dan mulai dengan meningkatkan kinerja serta nilai jual kembali armada pesawat.

Tinjau kebutuhan bisnis

Masa sekarang ini dinilai juga waktu yang baik untuk mengelola kembali proses bisnis dan operasi, termasuk mempertimbangkan digitalisasi pada pesawat.

Latih kembali awak kabin

Tak sedikit pilot yang tak mendapat cukup latihan dengan prosedur darurat, atau terbang dengan pendekatan tertentu. Manfaatkan waktu ini untuk membaca manual dan lalui proses yang diperlukan termasuk mengasah kembali lewat latihan.

"Penerbangan adalah proses pembelajaran berkelanjutan, dan kadang-kadang sulit untuk menemukan waktu untuk tetap dengan semua informasi baru di luar sana," kata Williams.

"Ini adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan pengetahuanmu." (agn/mik)

[Gambas:Video CNN]