Fitur WhatsApp Bocorkan Nomor HP di Google

CNN Indonesia | Selasa, 09/06/2020 16:05 WIB
Ilustrasi WhatsApp. CNNIndonesia/Safir Makki Ilustrasi Whastapp. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pakar keamanan siber menyebut data nomor pengguna Whatsapp bisa terungkap lewat fitur Click to Chat.

Hal ini berdasarkan temuan pengamat keamanan siber dari organisasi independen, Athul Jayaram. Menurutnya, fitur Whatsapp itu malah mengeskpos nomor Whatsapp pengguna.

Jayaram menyebutkan bahwa nomor pengguna terekspos oleh domain 'wa.me' milik WhatsApp yang menyimpan metadata Click to Chat dengan mengetikkan alamat https://wa.me/>.

Menurutnya, tautan ini membuat nomor telepon pengguna dalam hasil pencarian Google dan rentan digunakan untuk tindak kejahatan siber.

"Nomor ponsel Anda terlihat didalam URL ini dan siapa pun yang memegang URL dapat mengetahui nomor ponsel Anda lalu Anda tidak bisa mencabutnya," kata Jayaram dikutip Tech Radar.

"Ketika nomor telepon individu bocor, pelaku kejahatan siber dapat mengirim pesan, menelepon, bahkan dapat menjual nomor ke pelaku lain," sambungnya.


Fitur Click to Chat memungkinkan pengguna untuk memulai obrolan dengan seseorang tanpa harus menyimpan nomor orang tersebut.

Selama pengguna mengetahui nomor teleponnya dan memiliki akun WhatsApp yang aktif, pengguna dapat membuat tautan yang akan memungkinkan pengguna untuk memulai obrolan.

Menurutnya, tidak ada cara untuk mencegah mesin pencari Google untuk tidak mengindeks metadata ini. Alhasil, nomor-nomor tersebut bocor ke hasil pencarian publik.

Melansir Indian Express, ia melakukan pencarian lewat kata kunci site:wa.me dan dilanjutkan dengan nomor kode negara. Misal site:wa.me "+62" untuk mendapat bocoran nomor Whatsapp di Indonesia.

Dari hasil pencariannya, menurutnya ia menemukan setidaknya 300 ribu nomor WhatsApp yang terpublikasi. Lalu pada 23 Mei 2020, ia buru-buru melaporkan masalah ini ke pihak WhatsApp dan Facebook melalui skema bug-bounty.

"Cara terbaik untuk menghindari situasi mungkin untuk menghapus akun WhatsApp Anda atau mengubah nomor ponsel Anda," tutur Jayaram.

Jayaram pun menyarankan kepada pengguna, untuk menghindari kejahatan siber yang ditimbulkan dari fitur Click to Chat untuk mengubah nomor ponsel bahkan sampai hapus akun. (din/DAL)

[Gambas:Video CNN]