Grab Bikin Layanan Investasi, Pinjaman, dan Kredit

CNN Indonesia | Jumat, 07/08/2020 23:03 WIB
Grab bikin layanan investasi, pinjaman, dan kredit agar pengguna bisa membeli barang dan bayar belakangan, namun belum tersedia di Indonesia. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Layanan fintech Grab, Grab Financial Group (GFG), telah mengeluarkan layanan keuangan berupa investasi, pinjaman, dan kredit.

Ketiga produk baru GFG itu yakni AutoInvest, pinjaman konsumen melalui platform pinjaman pihak ketiga, dan layanan kredit agar pengguna bisa membeli barang segera dan membayar belakangan.

Namun, rangkaian produk layanan keuangan baru bagi pengguna Grab itu baru tersedia bagi pengguna di Singapura. Ketiga produk ini belum tersedia bagi pengguna di Indonesia.


Untuk AutoInvest, pengguna Singapura dapat berapa banyak yang ingin mereka investasikan per transaksi Grab, mulai dari US$1 dengan pengembalian sekitar 1,8 persen per tahun.

"Kami akan memungkinkan pengguna untuk membangun kekayaan mereka, mengelola keuangan mereka dan melindungi apa yang mereka nilai selama periode yang tidak pasti ini," ujar Managing Director Senior GFG, Reuben Lai dalam keterangan tertulis.

AutoInvest, menurut Reuben merupakan solusi investasi mikro yang memungkinkan pengguna untuk menginvestasikan sejumlah uang saat berbelanja di ekosistem Grab. Pinjaman konsumen melalui platform pinjaman pihak ketiga memungkinkan pengguna akses tanpa batas ke pinjaman dari mitra yang kredibel.

Sedangkan pembayaran beli sekarang bayar nanti untuk situs web e-commerce tertentu agar pengguna dapat mengelola keuangan mereka dengan bijak.

"Dengan menawarkan layanan keuangan berbasis transaksi mikro yang inovatif, alat manajemen keuangan yang nyaman dan akses ke produk dari lembaga keuangan global terkemuka, kami berharap dapat membuka potensi luar biasa dalam layanan keuangan di kawasan dengan cara yang melayani semua orang Asia Tenggara," ujarnya.

Sejak meluncurkan bisnis asuransi konsumen tahun lalu, Reuben mengaku GFG telah memiliki 13 juta polis asuransi yang diterbitkan sejak April 2019. Bahkan, GFG menjadi salah satu distributor asuransi digital terbesar di Asia Tenggara untuk mitra asuransinya, Chubb.

Jumlah yang diinvestasikan pada AutoInvest dapat ditarik kapan saja, tanpa penalti. Kemudian, investasi itu bisa dibelanjakan pada layanan Grab atau pada pedagang mana pun yang memiliki Kartu GrabPay. Uang AutoInvest diinvestasikan ke Fullerton Fund Management dan UOB Asset Management.

Adapun pinjaman konsumen pihak ketiga, konsumen dapat menerima pinjaman dari mitra bank berlisensi GFG. Platform ujung ke ujung akan membuat mitra bank dan GFG mengintegrasikan API mereka untuk memungkinkan pengguna mengakses dan secara aman mengajukan pinjaman langsung di dalam aplikasi Grab.

Sedangkan produk baru 'beli-sekarang-bayar-nanti' akan hadir dengan PayLater Installments dan PayLater Postpaid di situs e-commerce tertentu di Singapura dan Malaysia pada bulan Oktober 2020. Pengguna yang memenuhi syarat dapat memilih untuk membagi pembelian mereka menjadi cicilan bulanan (Angsuran PayLater), atau menunda pembayaran mereka ke bulan berikutnya (PayLater Pascabayar).

(jps/eks)

[Gambas:Video CNN]