VIDEO: Fenomena La Nina Sebabkan Cuaca Ekstrem di Indonesia

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 19/10/2020 14:48 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

BadanMeterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan curah hujan tinggi akibat fenomena La Nina pada Desember 2020 hingga Februari 2021.

BMKG mencatat La Nina bisa mengakibatkan cuaca ekstrem karena bersamaan dengan gelombang MJO (Madden Julian Oscillation). BMKG mengatakan La Nina ini terjadi di periode awal musim hujan Indonesia. Alhasil, La Nina bisa meningkatkan jumlah curah hujan di sebagian besar wilayah.

La Nina sendiri dalam bahasa Spanyol berarti gadis kecil. La Nina mewakili periode suhu permukaan laut di bawah rata-rata di Pasifik Khatulistiwa timur-tengah. 

Dampak La Nina terhadap curah hujan di Indonesia tidak seragam, baik secara spasial maupun temporal, bergantung pada musim atau bulan, wilayah, dan kekuatan La Nina sendiri.

Aktivitas La Nina dan MJO pada saat yang bersamaan ini dapat berkontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. MJO di Indonesia terjadi akibat interaksi antara laut dan atmosfer di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia yang mengapit Indonesia. 

BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan akan terjadi peningkatan curah hujan dengan 'Intensitas lebat' yang kemungkinan disertai kilat atau petir dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia.