Produk yang Bakal Diburu Konsumen di Harbolnas 11.11

CNN Indonesia | Rabu, 04/11/2020 18:22 WIB
Hari belanja online nasional (harbolnas) 11.11 diprediksi akan mengalami peningkatan dibanding 10.10 atau 9.9. Ilustrasi Harbolnas 11.11. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan startup e-commerce Sirclo menyatakan produk yang akan populer pada hari belanja online nasional (harbolnas) 11.11 tidak akan berbeda jauh dengan yang populer pada harbolnas 9.9 dan 10.10.

CEO dan Founder Sirclo, Brian Marshal mengatakan seluruh produk pada harbolnas sebelumnya akan terus disasar konsumen hingga harbolnas terakhir tahun ini.

"Kelihatannya tidak ada perbedaan yang sangat jauh dibandingkan dengan yang 9.9 atau 10.10," ujar Brian dalam diskusi virtual, Rabu (4/11).


Brian menuturkan ada empat kategori produk yang bakal diburu konsumen pada harbolnas 11.11, yakni produk perawatan diri, makanan atau minuman, perlengkapan rumah, dan fashion atau lifestyle.

Berdasarkan data, dia memprediksi pesanan pada harbolnas 11.11 juga akan mengalami peningkatan. Sebab, jumlah pesanan pada harbolnas 9.9 meningkat 3 kali lipat dibandingkan tahun 2019 dan 4 kali lipat pada 10.10.

"Kemungkinan jumlah pesanan meningkat di bandingkan tahun lalu," ujarnya.

Dari sisi potongan harga, Brian mengaku tidak bisa merinci secara spesifik. Namun, dia meyakini banyak brand akan menawarkan potongan harga yang menarik pada harbolnas 11.11.

"Harusnya juga sudah muncul informasinya di beberapa marketplace. Coba diperhatikan saja. Kalau ada yang luar biasa, sepertinya tidak ada karena ini lanjutan," ujar Brian.

Di sisi lain, Brian menyampaikan pertumbuhan ecommerce di Indonesia mengalami percepatan di tengah pandemi Covid-19. Dia berkata peningkatan mencapai 91 persen di bandingkan tahun 2019.

"Itu bahkan jauh lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Pertumbuhan itu, lanjut dia juga akan berdampak pada tahun berikutnya. Dia melihat tahun depan akan lebih tinggi dari prediksi sebelumnya.

Brian menambahkan percepatan terjadi akibat banyaknya pengguna e-commerce baru. Selain itu, pandemi juga membuat orang memilih ecommerce untuk berbelanja.

(jps/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK