Meme Trump dan Joe Biden Hadapi Pilpres AS 2020

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Kamis, 05/11/2020 14:30 WIB
Meme kocak Trump dan Joe Biden di Pilpres AS 2020 ikut bertebaran di media sosial. Meme Donald Trump dan Joe Biden di Pilpres AS 2020. (Foto: AP/Rajanish Kakade)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penghitungan suara Pemilihan Presiden AS 2020 ramai dibicarakan di Twitter beriringan dengan ketatnya pertarungan antara Donald Trump dan Joe Biden. Warganet menyoroti tindakan Trump yang hendak menggugat untuk menghentikan penghitungan suara.

Meme kocak pun ikut bertebaran sebagai bentuk aksi satire terhadap aksi Trump yang tidak menerima potensi kekalahannya.

Biden telah mengantongi 264 suara elektoral, sementara Trump baru mengantungi 214 suara elektoral. Biden hanya butuh 6 suara elektoral lagi untuk memenangkan pilpres.


Seorang warganet membagikan foto Trump yang diedit ke tubuh seorang wanita. Foto editan ini dilengkapi dengan teks "Saya ingin berbicara dengan manager penghitungan suara".

Pada 3 November, seorang pendukung Trump dikabarkan mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat (AS) sembari membawa senjata api.

Warganet menyoroti keberadaan polisi untuk menindak pria itu. Warganet membandingkan tindakan polisi terhadap orang berkulit hitam saat berdemonstrasi tanpa senjata dengan tindakan polisi terhadap pria pembawa senjata api di TPS.

Seorang warganet membagikan foto GIF yang berisi seorang anak yang sedang 'ngambek'. Gambar diiringi dengan tulisan tim kampanye Trump meminta uang kepada para relawan untuk menggugat penghitungan suara.

Gambar meme selanjutnya adalah gambar Donald Trump yang sedang melihat peta Amerika Serikat. Dalam gambar itu, Trump mengira warna merah di wilayah Amerika Serikat menandakan kemenangannya. Padahal peta itu adalah peta persebaran Covid-19.

Sebagai informasi dalam peta penghitungan suara, Trump diwakili dengan warna merah, sedangkan Bidan berwarna Biru.

Warganet membagikan gambar kartun berisi Trump yang mengatakan suara resmi adalah suara terhadap dirinya. Sedangkan suara untuk Biden adalah sebuah penipuan.

Seorang warganet turut membagikan tangkapan gambar terhadap cuitan Trump yang mengatakan bahwa ia akan meninggalkan Amerika Serikat apabila Biden menang dalam Pilpres AS.

Gambar kartun bayi Trump juga dicuitkan warganet untuk mengkritik tindakan Trump yang tak mengakui potensi kekalahannya. Gambar kartun itu juga disertai dengan tulisan 'tidak adil'.

Gambar kartun lainnya menunjukkan Trump yang berada di podium. Di atas podium, Trump mengatakan pemilihan kali ini penuh dengan kecurangan kecuali ia menang.

Warganet juga mencuitkan gambar GIF berisi Donald Trump yang sedang menangis sembari duduk.

Lawan Donald Trump, Joe Biden juga disoroti dengan berbagai gambar meme di media sosial. Salah satu gambar kocak adalah foto di mana seorang warganet membagikan foto tengkorak.

Warganet kemudian menuliskan "para pemilih Biden setelah keluar dari TPU". Dapat diartikan para pemilih Biden merupakan orang-orang yang sudah tua.

Hingga saat ini penghitungan di negara bagian Nevada tak kunjung usai padahal Biden sudah hampir di batas kemenangan suara elektoral.

Warganet ternyata juga sudah tidak sabar dengan kemenangan Biden. Penghitungan suara di Nevada akan menentukan siapa Presiden AS dalam empat tahun ke depan.

Dalam sebuah gambar kartun yang dibagikan oleh warganet, Biden terlihat sedang memukul Trump.

(jnp/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK