Dark Mode Facebook Bisa Digunakan untuk Sebagian Ponsel

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Jumat, 06/11/2020 09:13 WIB
Dark mode facebook di ponsel akan diluncurkan. Facebook diketahui sudah menawarkan opsi mode gelap untuk versi desktop. Dark mode Facebook segera diluncurkan. (Foto: Facebook)
Jakarta, CNN Indonesia --

Facebook dilaporkan sedang menguji mode gelap untuk aplikasi iOS dan Android. Opsi baru untuk aplikasi seluler jejaring sosial itu diumumkan dalam sebuah cuitan oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong.

Facebook diketahui sudah menawarkan opsi mode gelap untuk versi desktop jejaring sosialnya. Beberapa aplikasi seluler perusahaan lainnya, khususnya WhatsApp dan Messenger juga sudah memiliki mode gelap.

Melansir CNET, Facebook menilai mode gelap menarik bagi orang yang menyukai latar belakang yang lebih gelap. Mode gelap juga sering dianggap membantu menghemat masa pakai baterai dan mengurangi ketegangan mata saat orang menggunakan perangkat di lingkungan yang redup.


"Kami tahu orang-orang telah meminta mode gelap dan mereka tidak perlu menunggu lebih lama lagi. Orang-orang akan mulai melihat opsi di pengaturan aplikasi Facebook mereka saat kami meluncurkannya secara global selama beberapa minggu ke depan," kata juru bicara Facebook.

Untuk mengaktifkan mode gelap Facebook di Android dan iOS, buka aplikasi di ponsel. Buka menu Lainnya di navigasi atas dan gulir ke bawah ke Pengaturan & Privasi. Buka bagian itu.

Jika Anda adalah bagian dari pengujian, Mode Gelap akan terdaftar di sana. Klik pada Mode Gelap dan kemudian Anda akan memiliki opsi untuk memilih Hidup, Mati, atau Sistem yang akan menyesuaikan mode gelap berdasarkan pengaturan sistem ponsel Anda.

Melansir 9to5mac, mode gelap untuk iOS dan Android sudah diketahui sejak setahun silam. Bulan Juni, perusahaan mengonfirmasi rencananya dan meluncurkan desain baru ke sebagian kecil pengguna.

Facebook sendiri telah mengonfirmasi bekerja sama dengan Jane Manchun Wong tengah menguji dukungan mode gelap di iOS dan Android. Dalam keterangannya, fitur tersebut diujicobakan pada kalangan terbatas, dan akan menjangkau ke seluruh pengguna ponsel dalam beberapa waktu ke depan.

(jps/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK