Fakta Monsoon Asia yang Sebabkan Gelombang Tinggi di Laut RI

CNN Indonesia | Rabu, 23/12/2020 09:50 WIB
Berikut sejumlah fakta peningkatan aktivitas Moonson Asia yang sebabkan gelombang tinggi hingga 4 meter di laut RI. Ilustrasi. Peningkatan aktivitas Monsoon Asia sebabkan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Indonesia (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gelombang tinggi terjadi di sejumlah perairan di Indonesia. Penyebab dari gelombang tersebut adanya peningkatan aktivitas Monsoon Asia pada Desember 2020.

Monsoon Asia disebut membentuk iklim dan lingkungan alam di Indonesia yang sifatnya sangat beragam sampai menyebabkan angin bertiup lebih kencang. Embusan angin kencang menimbulkan gelombang tinggi di wilayah laut Indonesia.

"Hampir sebagian besar perairan Indonesia berpotensi terjadi gelombang tinggi dengan ketinggian bervariasi yang bergantung pada wilayahnya," ujar Kepala Sub Bidang Analisis dan Prediksi Meteorologi Maritim BMKG Rismanto Effendi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/12).


Pada fenomena tersebut, ada beberapa fakta-fakta yang dapat diketahui sebagai ciri dari Monsoon Asia. Berikut penjelasannya.

1. Tinggi Monsoon Asia mencapai 4 hingga 6 meter

Menurut keterangan BMKG kepada CNNIndonesia, fenomena Monsoon Asia dapat menyebabkan tingginya gelombang hingga mencapai 4-6 meter.

Fenomena itu akibat embusan angin kencang hingga 70 km per jam dan bertepatan dengan peningkatan aktivitas Monsoon Asia sampai akhir 2020.

Gelombang ini diprediksi akan terjadi pada 30-31 Desember 2020, di wilayah Laut Natuna utara.

2. Menerpa di sebagian wilayah perairan Samudra Hindia

Secara umum gelombang ini diprediksi terjadi di perairan Indonesia bagian Samudra Hindia, namun beberapa wilayah juga diprediksi turut diterpa gelombang tinggi. Seperti Laut Natuna, Selat Karimata, Laut jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru, Samudra Hindia barat Sumatera, hingga selatan Nusa Tenggara.

3. Diprediksi akan berlangsung 23 - 31 Desember

Fakta gelombang Monsoon Asia lainnya adalah datangnya gelombang tersebut ke beberapa wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, secara umum kondisi gelombang signifikan masih berlangsung dengan variasi gelombang antara 2.5 hingga 4.0 meter.

Fenomena ini terjadi pada periode 23-29 Desember 2020 di wilayah perairan Indonesia, terutama di wilayah yang berhadapan dengan Samudra Hindia.

Namun, gelombang tinggi juga diperkirkan terjadi di akhir tahun.

"Perlu diwaspadai peningkatan gelombang mencapai 4.0-6.0 m pada tanggal 30-31 Desember 2020 di wilayah Laut Natuna utara," ujarnya.

Itulah fakta-fakta potensi gelombang tinggi Monsoon Asia, masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat sedang beraktivitas di luar rumah.

(can/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK