Mengenal USS Johnston, Bangkai Kapal Paling Dicari di Dunia

CNN Indonesia | Senin, 05/04/2021 15:20 WIB
Kapal perusak milik Angkatan Laut AS yang tenggelam pada 25 Oktober 1944 di perairan Filipina pada masa Perang Dunia II ditemukan. Ilustrasi kapal perang dunia II ditemukan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan teknologi bawah laut Caladan Oceanic berhasil menemukan kapal perusak milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang tenggelam pada 25 Oktober 1944 di perairan Filipina pada masa Perang Dunia II.

Kapal bernama USS Johnston itu berhasil ditemukan di kedalaman hampir 6.500 meter lepas pantai Pulau Samar, Filipina.

Melansir situs resmi Angkatan Laut AS, USS Johnston dibangun pada 6 Mei 1942 di Seattle, Washington. Kapal perang iti dibangun oleh Seattle-Tacoma Shipbuilding Corp. Kapal mulai diluncurkan setahun kemudian, tepatnya pada 25 Maret 1943.


USS Johnston mulai bertugas pada 27 Oktober 1943 dan dinyatakan tenggelam pada pertempuran di Samar pada 25 Oktober 1944.

USS Johnston adalah kapal perusak kelas Fletcher. Kapal itu memiliki berat 2.700 ton dengan panjang mencapai 114 meter, beam 12,1 m, dan draft 5,4 m. USS Johnston ditenagai dua turbin uap beroda dan dua poros.

USS Johnston diklaim mampu bergerak dengan 35 knot atau 65 km/ jam hingga 12.000 kilometer. Untuk sistem pertahanan, USS Johnston dilengkapi dengan radar kendali penembakan FD dan radar pencarian udara SC.

Untuk persenjataan, kapal itu dilengkapi dengan 5 senjata mesin kaliber 38, 10 meriam anti-pesawat autocannon 40 mm, 7 meriam autocannon 20 mm, 10 tabung torpedo 21 inci, 6 senjata anti kapal selam, dan 2 depth charge tracks. Kapal itu juga dilengkapi dengan komputer kontrol penembakan Mark 1A.

Melansir AFP, Caladan Oceanic berhasil merekam, memotret, dan mensurvei puing-puing kapal yang kemudian diketahui sebagai kapal USS Johnston dengan menggunakan kapal selam berawak.

Kapal USS Johnston sebenarnya telah ditemukan sejak 2019 lalu oleh tim ekspedisi lain. Namun, tim sebelumnya tak bisa melakukan eksplorasi lebih jauh karena reruntuhan kapal itu berada di luar jangkauannya.

Pendiri Caladan Oceanic, Victor Vescovo menyebut pihaknya memang telah menyelesaikan misi penyelaman untuk menemukan bangkai kapal yang tenggelam sangat dalam sepanjang sejarah perairan.

"Baru saja menyelesaikan penyelaman bangkai kapal terdalam dalam sejarah, untuk menemukan reruntuhan utama kapal perusak USS Johnston," kata Victor Vescovo, yang juga mengemudikan kapal selam tersebut.

Kapal Perang Diklaim Masih Utuh

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK