Daftar 7 Kota Mimpi Silicon Valley di Indonesia

CNN Indonesia | Selasa, 13/04/2021 13:51 WIB
Selain Bukit Algoritma, sesumbar Silicon Valley ala Indonesia sudah banyak digadang-gadang sebelumnya, mulai dari Bandung hingga Papua. Ilustrasi. Selain Bukit Algoritma, sesumbar Silicon Valley ala Indonesia sudah banyak digadang-gadang sebelumnya, mulai dari Bandung hingga Papua. (pixabay/pexels)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia dikabarkan hendak membangun mega proyek Kawasan Ekonomi Khusus(KEK) yakni Bukit Algoritma di Cikidang dan Cibadak Sukabumi, Jawa Barat. Beberapa wacana lokasi sempat diungkap dalam pembangunan Silicon Valley ala RI itu.

Sederet perencanaan pembangunan Silicon Valley sempat diumbar sejumlah pejabat di Indonesia di berbagai kota. Namun hingga kini belum diketahui kejelasan kelanjutan wilayah-wilayah yang digadang-gadang sebagai Silicon Valley ala Indonesia itu.

Sebut saja kota-kota seperti Bandung, Yogyakarta, Malang, hingga Papua sudah disebut-sebut bakal punya kawasan yang akan jadi Silicon Valley. Terbaru, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Cibadan dan Cikidang Sukabumi digadang-gadang bakal disulap jadi Silicon Valley berikutnya. 


Silicon Valley Bandung ala Ridwan Kamil

Pada tahun 2015 lalu Wali Kota Bandung yang saat itu dijabat oleh Ridwan Kamil telah menyiapkan 800 hektar lahan yang letaknya berada di Bandung Timur, tepatnya di Gedebage.

Proyek nasional yang dinamai Bandung Teknopolis ini, direncanakan oleh Ridwan akan dilakukan ground breaking pada bulan April 2015. Ia mengaku tidak akan melauncing proyek ini sebelum Presiden Jokowi memberi lampu hijau.

Dia mempunyai ide agar perusahaan internet seperti Kaskus, Facebook, Twitter bertemu dgn investor-investor yang memang kantornya di kawasan Bandung Teknopolis tersebut.

Kawasan Teknopolis akan dijadikan sebagai zona ekonomi spesial. Dengan zona ekonomi spesial ini, Teknopolis akan bisa mengatur dirinya sendiri, untuk memisahkan diri dari izin atau proses sejenis yang ada dalam peraturan di Kota Bandung.

Namun hingga kini belum ada kejelasan dalam pembangunan tersebut.

Silicon Valley ala Triawan Munaf

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berencana membangun pusat ekonomi kreatif sejenis Silicon Valley di Amerika Serikat (AS) yang akan dinamakan Bekraf Creative District (BCD).

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan lokasi pusat ekonomi kreatif itu tak akan jauh dari Jakarta. Namun, ia enggan menyebut wilayah yang telah ditetapkan sebagai pusat ekonomi kreatif. Kabar itu diutarakan ke publik pada tahun 2019 saat ia masih menjabat sebagai kepala Bekraf.

Ia menyebut masyarakat bisa menempuh wilayah itu kurang lebih satu jam dari Jakarta. Dalam hal ini, Bekraf akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membangun pusat ekonomi kreatif.

Triawan menyebut sudah menyiapkan aha 5 ribu hektare yang terpisah-pisah. Ia membagi lahan itu untuk enam sektor, seperti fesyen, kriya, film, musik, dan gim (games). Triawan belum bisa memastikan berapa luas lahan yang akan diberikan untuk masing-masing sektor karena pengkajiannya dianggap belum rampung 100 persen.


Silicon Valley di BSD, Banten

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang, Banten berpotensi menjadi klaster pusat teknologi seperti Silicon Valley di Amerika Serikat.

Pernyataan itu diutarakan saat ia menjadi pembicara dalam acara Graduation Apple Developer Academy yang pertama di Bumi Serpong Damai, Tangerang. Hal itu diungkap lantaran Apple Inc telah mendirikan Apple Developer Academy berada di Green Office Park 9, kawasan BSD, Tangerang Selatan.

Dikutip CNBC saat ini ada tiga lembah silikon di dunia, yaitu, Bay Area atau Silicon Valley di Amerika Serikat, kedua adalah Beijing, China dan ketiga adalah Bangalore, India.

Ia tak menampik daerah lain di indonesia berpotensi menjadi menjadi Silicon Valley, seperti di Bali.

Dengan kehadiran perusahaan raksasa teknologi seperti pendirian akademi Apple Inc di BSD, Rudiantara menilai bisa membuka jalan bagi perusahan teknologi di dunia untuk juga berinvestasi di Indonesia.

Silicon Valley di Yogyakarta

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan telah menyiapkan dua kawasan industri di Piyungan, Kabupaten Bantul dan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo menyerupai 'Silicon Valley di AS.

Hal itu diungkap oleh Asisten Bidan Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Budi Wibowo pada Februari 2018. Ia mengatakan dua kawasan industri itu disiapkan untuk mengiplementasikan program kemudahan langsung investasi atau KLIK.

Dikutip Antara, Budi menuturkan kawasan industri itu akan menjadi pusat industri kreatif seperti fesyen, kuliner, kerajinan, animasi dan gim dan bukan untuk manufaktur besar.

Budi mengatakan nantinya ada dua wilayah yang dijadikan kawasan industri yakni di Bantul maupun Kulon Progo. Di Piyungan, Yogyakarta lahan disiapkan memiliki luas 335 hektare, sedangkan di sentolo memiliki luas 50 Hektare.

Silicon Valley di Papua Hingga Ibukota Baru

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK