Cerita Peserta IIMS 2021: Cari Untung, dan Khawatir Covid-19

CNN Indonesia | Sabtu, 17/04/2021 09:18 WIB
Menggelar pameran otomotif bisa menggerakkan perekonomian, namun risiko menjadi klaster Covid-19 yang baru tetap ada. Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 digelar saat situasi di dalam negeri masih dilanda pandemi Covid-19. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2021 merupakan pameran otomotif besar pertama yang diselenggarakan di dalam negeri saat situasi negara masih dilanda pandemi Covid-19. IIMS bisa jadi simbol pergerakan otomotif atau bahkan perekonomian nasional, namun tetap saja aktivitas seperti ini berisiko menjadi klaster Covid-19 yang baru.

IIMS 2021 telah mendapat restu dari pemerintah sebagai bagian pergerakan perekonomian. Pembukaan pameran yang digelar di JiExpo Kemayoran, Jakarta ini juga dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Negara.

Kerumunan pengunjung saat pameran otomotif, misalnya saat menonton peluncuran produk baru atau mengambil gambar momen-momen bagus merupakan hal lumrah yang tak bisa dilakukan di IIMS kali ini. Penyelenggara menerapkan berbagai kebijakan yang mendukung protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.


Cukup banyak merek otomotif yang turut serta di IIMS 2021, misalnya Toyota, Honda, Wuling, DFSK, MG, Daihatsu, hingga Mitsubishi. Sementara dari kubu roda dua ada Honda, Royal Enfield, KTM, Benelli, Italjet, hingga Niu.

GM Corporate Communication Astra Honda Motor (AHM) Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan ada banyak pertimbangan mengapa akhirnya perusahaan ikut pada pameran meski diakui situasi akibat pandemi masih mengkhawatirkan.

Pertimbangan itu menurut Muhibbuddin lantaran Honda masih mau berupaya menyuguhkan produk terbaik kepada konsumen. Pameran seperti IIMS juga dikatakan dapat berdampak positif pada pergerakan ekonomi.

"Agar ekonomi berputar dan tentu tidak sembarangan, ada hal yang buat kami berani lebih advance, maju, dalam menjalankan bisnis karena memang kesadaran masyarakat terutama di Jakarta itu jauh lebih bagus," kata Muhibbuddin di Kemayoran, Jakarta, lokasi IIMS 2021, Kamis (15/4).

Secara terpisah, Jodie O'Tania, Direktur Komunikasi BMG Group Indonesia, menyatakan, pertimbangan perusahaan ikut dalam pameran otomotif karena dorongan ingin memberikan sesuatu yang baru terhadap konsumen.

Kata Jodie pameran juga sebagai ajang tatap muka antara BMW dengan para konsumennya yang sudah lama tertunda akibat pandemi.

"Ya kan selama ini pameran itu selalu diundur atau dibatalkan. Nah dengan ini setidaknya bisa bertemu konsumen lagi, tapi dengan prokes," kata Jodie.

Kejar setoran

Pameran tidak dapat dipungkiri menjadi ajang jualan bagi produsen. Terlebih pada IIMS 2021, mereka berupaya 'kejar setoran', mengingat ini menjadi pameran otomotif setelah perdana selama satu tahun terakhir vakum.

Beberapa merek juga sengaja memberikan promosi khusus yang hanya dapat dinikmati selama pameran berlangsung.

Misalnya Honda yang memberikan sejumlah promosi DP mulai Rp20 jutaan untuk pembelian mobil, cicilan mulai Rp2 jutaan, bunga nol persen, hingga undian yang hadiahnya mulai dari Smart TV sampai Brio.

Merek lain yakni Wuling juga memberikan beragam promo kepada setiap pengunjung stan. Promo itu antara lain DP Rp31 jutaan, program cicilan Rp5 jutaan bakal Almaz, Rp3 jutaan untuk Cortez CT, dan hadiah lainnya.

"Kami merepresentasikan komitmen dalam menyajikan pengalaman baru melalui beragam produk dan promo menarik," ujar Brian Gomgom, Media Relations Wuling Motors.

Sementara itu Presiden Direktur Dyandra Promosindo selaku penyelenggara IIMS Hendra Noor Saleh dalam pidatonya berharap agar pameran ini dapat menciptakan peluang lebih maksimal meski kondisi di tengah pandemi.

"Melalui IIMS Hybrid 2021, Dyandra Promosindo berharap menciptakan peluang lebih maksimal dan berpengaruh luas. Kami juga berharap event ini membuka peluang bagi industri MICE & Event Organizer lainnya, agar mendapatkan kesempatan menyelenggarakan acara yang dimiliki dan terus berkarya dengan penyesuaian aturan new normal," katanya.

Khawatir penularan

Muhubbuddin melanjutkan, kekhawatiran terkait penularan tentu ada, namun diharapkan melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat hal itu dapat ditekan selama pameran berlangsung.

"Ya kalau dilihat di-booth prokesnya saja ketat, di berbagai titik ada hand sanitizer, dan lainnya. Tapi ya memang kondisi ini membuat pameran terasa beda," ungkapnya.

Hal yang sama diungkap Direktur Marketing Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy. Kata Anton pihaknya mempercayakan pameran tersebut kepada penyelenggara sebab semua dilakukan menyesuaikan pandemi dengan protokol kesehatan ketat.

Anton berharap semua pengunjung dan peserta pameran dapat merasa aman dan nyaman sebab sudah menyesuaikan dengan protokol kesehatan.

"Semua aktivitas sudah ditetapkan protokol kesehatannya, dan ini tidak hanya offline. Jadi seluruh acara di pameran bisa online," kata Anton.

Anton bilang perusahaan optimistis pameran dapat berjalan lancar meski pandemi masih ada. Kata Anton Toyota juga punya semangat tersendiri di balik keikutsertaan selama pameran.

"Yang paling utama spirit-nya adalah memberikan kesempatan pada konsumen untuk bisa memiliki kendaraan ya," ujar Anton.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK