Mengenal Virus Corona Varian Delta Asal India yang Masuk RI

CNN Indonesia | Selasa, 15/06/2021 12:58 WIB
Varian virus corona Delta mulai menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia, berikut sejumlah fakta terkait mutasi asal India itu. Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Varian virus corona Delta atau B.1.617.2 merupakan varian mutasi pertama kali terdeteksi di India dan telah menyebar ke lebih dari 60 negara seperti di Inggris dan Indonesia.

Varian delta menyumbang sekitar 60 persen dari kasus virus corona di Amerika Serikat. Sementara di Inggris, varian ini telah menyumbang 90 persen kasus infeksi Covid-19 baru.

Sementara di Indonesia, sebanyak tiga pasien posien positif Covid-19 di Jawa Timur, dinyatakan terinfeksi corona varian B16172 Delta. Mutasi jenis ini merupakan strain asal India.


Temuan itu diungkapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia menyebut hal itu baru diketahuinya setelah mendapatkan laporan hasil penelitian whole genome sequencing yang dilakukan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Apa itu virus corona varian Delta?

Varian delta (B.1.617.2) merupakan turunan dari B.1.617 yang pertama muncul di India pada Oktober 2020. Virus ini pula yang kini dipercaya menjadi penyebab gelombang dua pandemi Covid-19 di India.

Meskipun ada banyak perubahan kecil yang berbeda dalam urutan genetik virus, ada empat jenis utama yang saat ini beredar lebih cepat. Strain yang pertama kali terdeteksi di Inggris yang dikenal sebagai strain Kent, Afrika Selatan, Brasil, dan India masing-masing diidentifikasi melalui kombinasi mutasi tertentu.
Apakah lebih mematikan?

Berdasarkan data PHE pada 3 Juni 2021 belum menunjukkan bukti varian ini lebih mematikan. Namun, kemungkinan risiko seseorang yang terinfeksi varian ini masuk rumah sakit lebih tinggi ketimbang varian Alfa (Kent/ varian Inggris). Namun, perlu data lebih banyak untuk memastikan temuan ini.

Bagaimana varian terbentuk?

Mengutip USA Today, CDC mengatakan varian virus corona adalah hasil dari perubahan gen virus. Setiap kali virus bereplikasi, mutasi secara alami terjadi pada materi genetiknya. CDC mencantumkan total sembilan varian umum yang dipantaunya.

Semua virus, termasuk virus corona bermutasi seiring waktu. Sehingga, hal ini menyebabkan munculnya berbagai varian virus dengan karakteristik yang berbeda pula.

Sebab, ketika virus seperti Covid-19 masuk ke dalam tubuh, virus itu mulai berkembang biak dengan mereplikasi diri dengan cepat. Setiap kali mereplikasi itulah kemungkinan mutasi terjadi.

Gejala hingga Keampuhan Vaksin Lawan Corona Varian Delta

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK