Daftar Gejala Corona Varian Delta

tim, CNN Indonesia | Senin, 14/06/2021 20:30 WIB
Gejala corona varian delta sudah menyebar sampai ke Indonesia. Berikut gejalanya. Gejala corona varian delta sudah menyebar sampai ke Indonesia. Berikut gejalanya. (Istockphoto/ipopba)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gejala corona varian delta sudah menyebar sampai ke Indonesia. Bupati Kudus HM Hartopo mengungkap 28 warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terpapar Covid-19varian B.1617.2 yang berasal dari India pada Minggu (13/6).

Data tersebut didapat berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris yang dikutip oleh administrasi Biden menemukan bahwa satu dosis vaksin Pfizer memberikan perlindungan sekitar 33 persen terhadap varian delta, yang secara resmi disebut B.1.617.2.


Mengutip WebMd, para ilmuwan berpendapat varian delta tampaknya menyebabkan gejala yang sangat parah.

Beberapa gejala corona varian delta yang muncul berupa sakit perut, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan nyeri sendi. Namun beberapa gejala yang muncul dan terlihat di India, pasien corona varian delta mengalami masalah gangguan pendengaran, sampai gangrene.

Ganesh Manudhane, MD, seorang ahli jantung di Mumbai, India, mengatakan beberapa pasien mengalami pembekuan darah kecil yang sangat parah sehingga menyebabkan gangrene. Manudhane mengatakan dia telah merawat delapan pasien untuk pembekuan darah selama 2 bulan terakhir dan dua membutuhkan amputasi jari atau kaki.

Gejala varian delta yang sama juga diungkapkan oleh Bhakti Hansoti adalah profesor kedokteran darurat dan kesehatan internasional di Universitas Johns Hopkins dan Sekolah Kesehatan Masyarakat Bloomberg. Hansoti mengatakan dokter telah melihat kemungkinan peningkatan gangguan pendengaran, sakit perut parah dan mual pada pasien yang terinfeksi varian baru. Dalam kebanyakan kasus, pasien lebih cenderung dirawat di rumah sakit, membutuhkan perawatan oksigen dan mengalami komplikasi lain.

Seorang ahli jantung yang berbasis di Mumbai mengingat bagaimana beberapa pasien mengalami pembekuan darah yang parah sehingga menyebabkan gangren.

"Covid-19 adalah virus neurotropik dengan kecenderungan untuk melibatkan saraf kranial. Ada laporan kelumpuhan saraf wajah (saraf kranial ke-7) pada pasien Covid-19 bersama dengan hilangnya fungsi saraf penciuman, yaitu hilangnya penciuman," ungkap Susheen Dutt, Konsultan Spesialis THT, Rumah Sakit Fortis, Bannerghatta Road, dikutip dari The New Indian Express.

"Jadi, tidak heran jika Covid-19 berpotensi menyebabkan gangguan fungsi saraf pendengaran sebagai bagian dari infeksi."

Mengutip NBC Miami, gejala corona varian delta ini dikatakan lebih parah daripada varian awalnya. Dokter di India mengatakan prevalensi masalah pencernaan dan gejala lain sebagai akibat dari varian Delta tampaknya lebih besar daripada yang disebabkan oleh jenis asli Covid-19. Namun, lebih banyak penelitian klinis perlu dilakukan untuk mengonfirmasi.

"Kami membutuhkan lebih banyak penelitian ilmiah untuk menganalisis apakah presentasi klinis yang lebih baru ini terkait dengan B.1.617 atau tidak," Abdul Ghafur, seorang dokter penyakit menular di Rumah Sakit Apollo di Chennai.

Secara ringkas gejala corona varian delta yang diketahui antara lain:
1. Sakit perut
2. Mual dan muntah
3. Nyeri sendi
4. Gangguan pendengaran
5. Pembekuan darah atau gangrene

(chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK