Daftar Lokasi Terimbas Bediding yang Bikin Suhu Dingin

eks, CNN Indonesia | Jumat, 16/07/2021 14:59 WIB
BMKG sebut daftar lokasi terimbas Bediding yang membuat suhu lebih dingin belakangan. Cuaca dingin ekstrem terjadi di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Bahkan, di daerah yang dikenal dengan perkebunan itu muncul fenomena embun yang menjadi es. (CNN Indonesia/Huyogo Simbolon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena bediding menjadi penyebab faktor penyebab suhu udara lebih dingin belakangan, bukan akibat Aphelion dimana posisi Bumi berada di titik terjauh dari Matahari.

Lewat akun resmi, BMKG menjelaskan bahwa Bediding terjadi disejumlah lokasi di Indonesia sebagai berikut:
1. Pulau Jawa,
2. Bali,
3. NTB, dan
4. NTT

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Rajab.


"Sejauh ini hanya di pulau-pulau tersebut," tulisnya saat dihubungi via teks, Jumat (16/7).

Sementara daerah-daerah yang telah memasuki musim kemarau di antaranya ialah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Timur, sebagian besar Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Barat, pesisir utara Banten, DKI, Sumatra Selatan bagian timur, seperti disampaikan Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto.

Lebih lanjut, BMKG menyebut suhu udara dingin yang dirasakan beberapa daerah di Indonesia, merupakan fenomena alamiah yang biasa terjadi.

"Fenomena suhu udara dingin biasa terjadi di bulan-bulan puncak musim kemarau (Juli - September)," seperti tertulis dalam keterangan tersebut, Kamis (15/7).

Udara dingin di musim kemarau yang terasa di sejumlah wilayah Jawa hingga NTT ditandai oleh pergerakan angin bertiup dominan dari arah Timur yang berasal dari Benua Australia yang dikenal dengan angin muson (monsoon) timur. Angin inilah yang menyebabkan terjadi musim kemarau di wilayah Indonesia.

Bukan akibat Aphelion

Sebelumnya, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah menegaskan bahwa suhu dingin belakangan tidak berkaitan dengan fenomena Aphelion.

Lewat akun resmi, LAPAN menyebut posisi bumi yang berada pada titik terjauh dari matahari tak berpengaruh pada suhu maupun panas yang diterima bumi.

"Suhu dingin ketika pagi hari yang terjadi belakangan ini dan nanti sampai dengan Agustus merupakan hal yang biasa terjadi pada musim kemarau," tulis LAPAN lewat Instagram.

Menurut LAPAN, cuaca dingin yang muncul belakangan dikarenakan tutupan awan yang sedikit sehingga tidak ada panas dari permukaan Bumi (yang diserap dari cahaya Matahari dan dilepaskan pada malam hari) yang dipantulkan kembali ke permukaan Bumi oleh awan.

Posisi bumi yang berada pada titik terjauh dari juga tak mempengaruhi panas yang diterima bumi. Pasalnya panas dari matahari terdistribusi ke seluruh bumi, dengan distribusi paling signifikan mempengaruhi disebabkan oleh pola angin.

Fenomena Aphelion yang terjadi Selasa (6/7), merupakan peristiwa astronomi saat Bumi berada di titik paling jauh dari Matahari. Saat fenomena terjadi, bumi berada sejauh 152.100.527 kilometer dari Matahari.

Penyebab Bediding Bikin Cuaca Lebih Dingin

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK