Megaproyek Flyover Semanggi Rp360 Miliar Mulai Dibangun
Aghnia Adzkia | CNN Indonesia
Jumat, 08 Apr 2016 11:36 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membangun megaproyek Flyover Semanggi di Jakarta hari ini. Jalan berbentuk lengkung lingkaran itu akan menghubungkan kendaraan dari arah Grogol menuju Senayan dan Sudirman menuju Cawang.
"Ini pengaruhnya besar, mengurangi 30 persen kemacetan. Jadi orang berkendara tidak stuck dari Bandara Soekarno-Hatta ke Grogol," kata Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di lokasi pembangunan Flyover Semanggi, Jakarta, Jumat (8/4).
Dengan adanya flyover tersebut, kendaraan dari Jalan Gatot Subroto tak akan bertemu dengan kendaraan dari Jalan Sudirman di kolong jembatan.
Proyek senilai Rp360 miliar itu dibiayai PT Mitra Panca Persada sebagai bentuk kompensasi. Perusahaan tersebut mengajukan izin Koefisien Lantai Bangunan untuk gedung lain. Alih-alih membayar langsung, biaya izin dialihkan ke pembangunan flyover. Selain membiayai flyover, perusahaan membiayai infrastruktur di tempat lain yang membutuhkan dana sebanyak Rp219 miliar.
Kepala Dinas Bina Marga Yusmada Faizal mengatakan mekanisme pembayaran dilakukan sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 175 Tahun 2015 tentang Pengenaan Kompensasi Terhadap Pelampauan Nilai Koefisien Lantai Bangunan.
Pekerjaan konstruksi digarap PT Wijaya Karya (Persero) usai memenangkan lelang. Perusahaan pelat merah ini akan menggarap Detail Engineering Design (DED), persiapan dan pergeseran loop, pelaksanaan konstruksi pada struktur atas dan bawah, serta pekerjaan lain seperti drainase, marka, mechanical electrical/ME, dan lanskap.
Baik di jalan maupun taman sekitar flyover akan dipasang lampu-lampu yang akan menyala saat malam hari.
"Rencananya pekerjaan proyek ini akan berlangsung selama 540 hari kalender yang terdiri dari 60 hari perencanaan dan 480 hari waktu pelaksanaan," kata Yusmada. (agk)
"Ini pengaruhnya besar, mengurangi 30 persen kemacetan. Jadi orang berkendara tidak stuck dari Bandara Soekarno-Hatta ke Grogol," kata Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di lokasi pembangunan Flyover Semanggi, Jakarta, Jumat (8/4).
Dengan adanya flyover tersebut, kendaraan dari Jalan Gatot Subroto tak akan bertemu dengan kendaraan dari Jalan Sudirman di kolong jembatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Bina Marga Yusmada Faizal mengatakan mekanisme pembayaran dilakukan sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 175 Tahun 2015 tentang Pengenaan Kompensasi Terhadap Pelampauan Nilai Koefisien Lantai Bangunan.
Gubernur Ahok meresmikan pembangunan Flyover Semanggi di Jakarta. (CNN Indonesia/Aghnia Adzkia) |
Baik di jalan maupun taman sekitar flyover akan dipasang lampu-lampu yang akan menyala saat malam hari.
"Rencananya pekerjaan proyek ini akan berlangsung selama 540 hari kalender yang terdiri dari 60 hari perencanaan dan 480 hari waktu pelaksanaan," kata Yusmada. (agk)
Gubernur Ahok meresmikan pembangunan Flyover Semanggi di Jakarta. (CNN Indonesia/Aghnia Adzkia)