Jawa Timur, Provinsi Paling Sukses Memberikan One Stop Service

Elisa Valenta Sari dan Agust Supriadi, CNN Indonesia | Selasa, 07/10/2014 12:24 WIB
Jawa Timur, Provinsi Paling Sukses Memberikan One Stop Service (Detik/Rachman Haryanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali memberikan anugerah kepada Privinsi Jawa Timur dalam memberikan layanan one stop service terbaik 2014.

Anugrah one stop service atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) diberikan BKPM tiap tahun sebagai bentuk penghargaan kepada daerah yang memberikan pelayanan terbaik terhadap calon investor.

Jawa Timur juga pernah mendapatkan penghargaan tersebut pada 2012. Pada kuartal II 2014, Jawa Timur menjadi lokasi favorit investor lokal karena meraup investasi sebesar Rp 10,5 triliun. Secara keseluruhan, realisasi investasi di Jawa mencapai Rp 69,1 triliun atau 59,5 persen. Sedangkan investasi di luar Jawa sebesar Rp 47,1 triliun atau 40,5 persen.


Pada kesempatan itu, BKPM memberikan sejumlah penghargaan terhadap kabupaten, kota dan provinsi yang banyak dituju oleh investor. Menurut Kepala BKPM Mahendra Siregar PTSP sangat diperlukan dalam hal reformasi birokrasi. Kepala BKPM Mahendra Siregar mengharapkan penghargaan ini dapat memicu perbaikan layanan investasi di setiap daerah. "Walaupun disatu pihak pemenang penghargaan jadi tolak ukur bagi daerah-daerah lain, namun tetap harus membenahkan diri untuk memberikan layanan yang terbaik bagi investor," ujar Mahendra dalam sambutannya di acara Invesment Award di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (7/10).

Untuk Tingkat provinsi, peringkat pertama diberikan kepada Jawa Timur, peringkat kedua Sumatera Selatan, peringkat ketiga Daerah Istimewa Yogyakarta, dan peringkat keempat Provinsi Kalimantan Timur. Sementara, sejumlah kota yang juga mendapatkan penghargaan tersebut antara lain Banjar, Pekanbaru, Surakarta/Solo, dan Bitung. Sedangkan untuk tingkat kabupaten antara lain Pinrang, Siak, Indragiri Hulu, dan Kabupaten Sragen.

Selain itu, BKPM juga memberikan penghargaan khusus untuk daerah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Daerah yang mendapatkannya adalah Provinsi Papua dan Kabupaten Buru.