"Bank-bank masih trauma karena kredit di sektor ini sering macet. Mudah-mudahan kepercayaan itu kembali muncul di era Pemerintahan Joko Widodo yang memiliki program poros maritim dunia," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad, Selasa (7/10).
Untuk meningkatkan kredit di sektor tersebut, OJK bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) akan membentuk sejumlah kelompok kerja di sektor kelautan dan perikanan yang bertugas mengevaluasi beberapa usaha perikanan yang layak mendapat fasilitas keuangan. Hasil laporan kelompok kerja akan menjadi acuan bagi sejumlah bank untuk melakukan evaluasi pemberian kredit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan Indonesia pernah batal mengekspor ikan seberat 1 juta ton ke China karena perusahaannya kekurang belanja modal. "Hal harusnya menjadi perhatian perbankan," kata Yugi.
Dia berharap dibentuknya kelompok kerja dapat memancing lahirnya aturan khusus yang menjadi payung pemberian fasilitas keuangan bagi sektor kelautan dan perikanan. Dengan begitu, pelaku usaha dapat dengan mudah mendapat kredit dan bisa mengembangkan bisnis.