Tanpa Sentimen Positif, IHSG Masih Dibayangi Pelemahan
CNN Indonesia
Jumat, 30 Jan 2015 07:34 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Head of Research PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan pada perdagangan Jumat (30/1) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 5243-5255 dan resisten 5270-5276.
Menurut Reza, laju IHSG kembali gagal mendekati area target resisten (5275-5280) namun, bertahan di area target support 5245-5255. Meski masih ada aksi beli yang menahan pelemahan lebih dalam namun, IHSG telah membentuk tren penurunan jangka pendek.
“Belum adanya sentiment positif membuat laju IHSG masih dalam baying-bayang pelemahan. Tetap cermati perubahan yang yang terjadi dan waspadai adanya potensi pelemahan lanjutan jika sentimennya masih negatif,” ujar Reza dalam riset harian dikutip Jumat (30/1).
Pertimbangan saham-saham versi Woori Korindo: LPKR 1080-1195 LPCK 11150-11550 AKRA 4580-4750 PWON 475-525 BSDE 1980-2025 WIKA 3635-3715
Ramalkan IHSG Menguat
Sementara itu Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan IHSG berpotensi menguat. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak dikisaran support 5.210 dan resistance 5.325.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia, yang sedianya akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pekan depan. Selain itu, investor juga menunggu rilis kinerja keuangan tahunan perusahaan tercatat (emiten).
Beberapa rekomendasi saham menurut Mandiri Sekuritas: ANTM Buy 1.110, TINS Buy 545, PWON Buy 1.230, BBRI Buy 12.000, BSDE Buy 2.110.
Dari Amerika Serikat (AS), pasar modal semalam ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar +1,31 persen, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi sebesar +0,95 persen.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) naik sebesar +0,97 persen, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) menguat +0,49 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga mengalami apresiasi. Harga minyakmentah WTI naik +0,20 persen ke level US$44,62 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat +0,31 persen keposisi US$1.259,80 per troy ounce. Add
as a preferred
source on Google
Menurut Reza, laju IHSG kembali gagal mendekati area target resisten (5275-5280) namun, bertahan di area target support 5245-5255. Meski masih ada aksi beli yang menahan pelemahan lebih dalam namun, IHSG telah membentuk tren penurunan jangka pendek.
“Belum adanya sentiment positif membuat laju IHSG masih dalam baying-bayang pelemahan. Tetap cermati perubahan yang yang terjadi dan waspadai adanya potensi pelemahan lanjutan jika sentimennya masih negatif,” ujar Reza dalam riset harian dikutip Jumat (30/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramalkan IHSG Menguat
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia, yang sedianya akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pekan depan. Selain itu, investor juga menunggu rilis kinerja keuangan tahunan perusahaan tercatat (emiten).
Beberapa rekomendasi saham menurut Mandiri Sekuritas: ANTM Buy 1.110, TINS Buy 545, PWON Buy 1.230, BBRI Buy 12.000, BSDE Buy 2.110.
Dari Amerika Serikat (AS), pasar modal semalam ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar +1,31 persen, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi sebesar +0,95 persen.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) naik sebesar +0,97 persen, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) menguat +0,49 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga mengalami apresiasi. Harga minyakmentah WTI naik +0,20 persen ke level US$44,62 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat +0,31 persen keposisi US$1.259,80 per troy ounce. Add
as a preferred source on Google