“Kemungkinan besar kami tunda rencana penerbitan obligasi untuk tahun ini. Kami sudah mendapat dana dari pemerintah Rp 5 triliun,” ujar Sofyan Basir, Direktur Utama PLN di Jakarta, Kamis (5/2) malam.
Sofyan menjelaskan dana segar tersebut akan digunakan PLN untuk menggarap proyek pengadaan listrik sebanyak 10.000 MW, dari total target pengadaan mencapai 35.000 MW.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PLN mempertimbangkan penerbitan obligasi pada semester II 2015 guna mendanai proyek perseroan pada tahun ini. Dari sisi kinerja keuangan, sepanjang 2014 PLN mencetak pendapatan usaha sebesar Rp 296 triliun atau meningkat 14,72 persen dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya Rp 258 triliun.
"Selain harga minyak yang turun dan mempengaruhi beban operasional, kenaikan (pendapatan) ini juga dipengaruhi oleh diterapkannya tariff adjustment untuk 10 golongan pelanggan," ujar Direktur Perencanaan dan Afiliasi PLN Murtaqi Syamsuddin, belum lama ini. (ags/ags)