Namun Bambang yakin harga minyak dunia akan kembali turun di bawah US$ 60 saat musim panas nanti. "Kita akan tetap pakai US$ 60 per barel. Memang agak lama, memang akan ada rebound tapi sedikit, nanti bisa turun lagi, musim panas bisa turun lagi harganya," ujar Bambang di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (6/2).
Bambang optimistis harga minyak dunia tidak akan mengalami kenaikan drastis sehingga pemerintah belum perlu menyiapkan langkah antisipasi. "Masih lama itu," ujar Bambang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT