Banjir Surut, PLN Masih Padamkan 381 Gardu Listrik

Diemas Kresna Duta, CNN Indonesia | Rabu, 11/02/2015 16:03 WIB
Banjir Surut, PLN Masih Padamkan 381 Gardu Listrik (ANTARA FOTO/Alviansyah Pasaribu)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT PLN (Persero) melansir masih memandamkan 381 gardu distribusi listrik di sejumlah kawasan Jakarta dan Tangerang menyusul fenomena banjir yang berlangsung sejak beberapa hari lalu. Dimana kawasan tersebut meliputi: wilayah Tanjung Priuk, Menteng, Teluk Naga, Cikupa, Cempaka Putih, Marunda, Cengkareng, Bandengan, Kebon Jeruk, Jatinegara, Bintaro, dan Cikokol.

"Pemadaman dilakukan demi menjaga keselamatan warga," ujar Manajer Bidang Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Koesdianto di Jakarta, Rabu (11/2).

Masih banyaknya pemadaman, disebutnya dilatarbelakangi oleh PLN memerlukan waktu untuk melakukan penormalan pasca terendamnya sejumlah pembangkit. Perusahaan listrik pelat merah tersebut juga harus membersihkan dan merevisi gardu yang terendam sebelum melakukan penormalan.


"Untuk itu kami mohon agar masyarakat memastikan semua peralatan elektronik maupun instalasi dalam keadaan kering, jangan sampai ada air yang masih menempel di peralatan listrik sewaktu kami melakukan penormalan. Apabila sudah dipastikan kering semua, pelanggan dapat menghubungi petugas PLN atau melalui Contact Center 123 dan petugas PLN akan memeriksa dan proses penormalan aliran listrik dapat dilakukan," terangnya.

Di kesempatan berbeda, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman mengklaim, pemadaman gardu listrik pada fenomena banjir kali inj sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Kalau gardu tenggelam dan tidak dimatikan bakal bahaya. Jadi keputusan PLN mematikan gardunya sudah tepat," ujar Jarman. (gen)