Head of Research PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan laju IHSG mampu melampaui area target resisten (5.425-5.445). namun mampu bertahan di atas area target support (5.385-5.400).
“Sinyal teknikal kembali diuji untuk mendukung penguatan lanjutan IHSG. False signal yang sebelumnya mengindikasikan adanya penurunan mampu diimbangi dengan kembali aksi beli sehingga dapat merubah arah naik IHSG. Diharapkan sinyal kenaikan ini dapat berlanjut,” ujarnya seperti dikutip dari riset, Jumat (13/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi |
“Sinyal teknikal yang mengindikasikan penguatan tampaknya gagal direalisasi seiring kuatnya aura negatif yang diiringi maraknya aksi jual sehingga membuat IHSG jauh dari peluang pembalikan arah naik,” katanya.
“Kami melihat masih ada potensi pelemahan IHSG, namun kami berharap dapat terbatas. Akan tetapi, yang terjadi ialah pembalikan arah menguat dimana pelaku pasar memanfaatkan tren pelemahan yang terjadi sebelumnya,” jelasnya.
Apalagi, lanjutnya, laju bursa saham Asia juga bergerak di zona hijau dan jelang akhir sesi laju IHSG juga terbantukan dari menghijaunya pembukaan laju bursa saham Eropa. Penguatan yang terjadi masih diiringi melemahnya laju dolar AS dan berlanjutnya transaksi jual investor asing. (gir/gir)