"Berdua (Jokowi-JK) akan evaluasi komunikasi yang seharusnya sinergis antara Menteri dan Presiden," kata Sofjan Wanandi, Ketua Tim Ahli Ekonomi Wakil Presiden di Jakarta, Rabu (8/4).
Menurut Sofjan, nantinya seluruh tim Kementerian lintas sektor diminta untuk berkomunikasi dan berkoordinasi baik itu tim ekonomi ataupun tim politik sehingga tak ada lagi yang 'jalan sendiri-sendiri'. Bentuk komunikasi baru ini diharapkan bisa selesai dalam waktu tiga minggu ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak semua hal itu saya ketahui 100 persen. Artinya hal-hal seperti itu seharusnya kementerian men-screening apakah itu akan berakibat baik atau tidak baik untuk negara ini. Itu coba dicek atas usulan siapa," ujar Jokowi akhir pekan lalu.
Sementara pejabat negara yang berhak menerima tunjangan DP pembelian mobil berdasarkan aturan itu adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Hakim Agung Mahkamah Agung (MA), Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan anggota Komisi Yudisial (KY).
"Potensi pemborosan uang negara Rp 158,8 miliar, karena Pejabat yang menerima kurang lebih ada 753 orang," kata Manajer Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Agung Widadi. (gen)