Dengan adanya MoU di bidang perikanan antara Jakarta dan Sumatera Barat, para nelayan dari kedua provinsi dapat mencari ikan di wilayah laut masing-masing tanpa harus merasa takut akan melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
Saat ditemui setelah penandatanganan MoU, Irwan mengatakan bahwa kerjasama dengan DKI Jakarta dipercaya dapat membawa keuntungan yang seimbang bagi Sumatera Barat maupun Jakarta. Penambahan nilai ekspor ikan dari Sumatera Barat pun diprediksi akan meningkat setelah kerjasama dengan DKI Jakarta disepakati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, setiap nelayan dari DKI Jakarta dapat mencari ikan di wilayah perairan Sumatera Barat pasca adanya MoU antara kedua provinsi. Hasil tangkapan para nelayan di perairan Sumatera Barat akan diolah terlebih dahulu sebelum diekspor ke negara-negara lain.
Selama ini, ikan tuna dari perairan Sumatera Barat, dan kerapu dari budidaya yang ada di sana, diketahui kerap diekspor ke Jepang, Amerika, Hong Kong, Tiongkok, dan Korea Selatan. Menurut Irwan, sampai 2015 ini ada 1.300 ton ikan tuna setiap bulannya yang dikirim oleh Sumatera Barat ke negara-negara tersebut. (gir/gir)