“Untuk menentukan perusahaan rekanan, kami harus melalui proses tender. Sekarang ini kami masuk dalam tahap pembuatan TOR (Term of Reference) untuk beauty contest yang rencananya dilakukan pada Agustus,” jelas Direktur Pengembangan Antam Johan Nababan saat dihubungi CNN Indonesia, Jumat (24/7).
Ia mengungkapkan, saat ini sudah ada tujuh perusahaan yang mengajukan minat untuk ikut menggarap smelter di Mempawah tersebut yang seluruhnya merupakan perusahaan asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut sekaligus menjawab beberapa spekulasi sebelumnya, yang menyatakan adanya investor yang sudah siap ikut menggarap smelter tersebut khususnya dari Rusia.
"Mereka sudah memastikan akan memulai pembangunan tiga proyek investasinya tahun ini. Kalau bisa terlaksana, maka hasilnya bisa sangat signifikan terhadap realisasi investasi di Indonesia," jelas Duta Besar Republik Indonesia bagi Rusia dan Belarusia Djauhari Oratmangun di Kementerian Perindustrian belum lama ini.
Djauhari merinci, dua pembangunan smelter tersebut adalah smelter bauksit menjadi aluminium di Kalimantan Barat yang dilakukan oleh United Company RUSAL Plc, perusahaan aluminium terbesar di dunia asal Rusia dengan nilai investasi sebesar US$ 6 miliar yang pembelanjaannya akan dilakukan secara bertahap.
“Kalau ada yang bilang sudah deal atau pasti, itu tidak benar. Jelas-jelas kita baru ingin lakukan beauty contest, jadi ya tunggu hasil dulu,” tegas Johan.
Seperti diketahui, dalam penggarapan smelter grade alumina ini, Antam telah menggandeng PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
Direktur Utama Inalum Winardi mengatakan kemitraan dengan Antam akan mendukung keberadaan industri hilir bauksit di Indonesia yang bernilai tambah. "Kerjasama ini juga akan menjadi momentum positif untuk mendukung integrasi bisnis di komoditas bauksit,” jelasnya
Rencana kerjasama antara Antam dan Inalum diantaranya mencakup pencarian, evaluasi dan seleksi calon mitra untuk pembangunan pabrik SGA, penetapan skema kerjasama, persiapan pendirian perusahaan patungan dan melakukan kajian komprehensif diantaranya dalam hal aspek legal, finansial serta teknis-operasional. (gen)