"Selamat datang di Kemendag. Saya harap pak Menteri bisa melanjutkan apa yang belum dikerjakan sesuai dengan Nawa Cita. Saya berusaha membantu memberikan kemudahan untuk dilancarkannya pekerjaan pak Menteri," ujar Rachmat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini (menjabat sebagai Mendag) merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa mengingat Kemendag adalah instansi terkemuka yang paling kritis terhadap permasalahan ekonomi yang terdapat di negara ini," jelas Tom.
"Dan menjadi pihak yang mengelola hal tersebut merupakan sebuah hal yang sangat mulia," tuturnya.
Tom merupakan Menteri Perdagangan Republik Indonesia ke-34 yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo, hari ini (12/8). Sebagai informasi, Tom menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Managing Partner dari perusahaan ekuitas swasta terkemuka Quvat Capital, yang ia dirikan dan sempat bekerjasama dengan Deutsche Bank, Morgan Stanley dan Farindo Investments membentuk joint venture yang berfokus di Indonesia, Farallon Capital.
Tom juga tercatat juga pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Asset Management Investment di BPPN. Sebagai bankir, ia juga pernah bergabung di Deutsche Bank dan Morgan Stanley. (ags)