Ekonomi Lesu, Penjualan Mobil Isuzu Layu 31,57 Persen

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Selasa, 19/01/2016 11:10 WIB
Ekonomi Lesu, Penjualan Mobil Isuzu Layu 31,57 Persen Manajemen Isuzu tercatat hanya mampu menjual 19.350 unit mobil atau turun 31,57 persen dari realisasi tahun sebelumnya sebanyak 28.278 unit. (Dok. Isuzu Astra)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) merasakan dampak pahit perekonomian Indonesia yang lesu sepanjang tahun lalu. Manajemen Isuzu tercatat hanya mampu menjual 19.350 unit mobil atau turun 31,57 persen dari realisasi tahun sebelumnya sebanyak 28.278 unit.

“Tahun kemarin market relatively tough. Situasi kompetisi juga tough terutama di otomotif,” tutur Ernando Demily, Direktur Pemasaran Light Commercial Vehicle (LCV) IAMI, di Jakarta, kemarin malam.

Ernando mengungkapkan secara total pasar otomotif turun 17 persen tahun lalu. Sementara, segmen kendaraan komersial (commercial vehicle) yang menjadi andalan Isuzu anjlok 30 persen.

Beruntungnya, walaupun mengalami penurunan penjualan, pangsa pasar Isuzu Elf pada segment truk ringan (light truck) masih bisa mengalami peningkatan pangsa pasar dari 18,1 persen menjadi 19 persen.

Market share masih bisa naik meski tipis,” kata Ernando.

Sementara tahun ini, Isuzu lebih optimistis. Pasalnya, kondisi perekonomian diperkirakan akan lebih baik dibandingkan tahun lalu. Selain itu, Isuzu juga melihat adanya semangat pemerintah untuk mempercepat belanja negara yang bisa mendorong sektor konsumsi dan investasi. Hal ini dinilai positif mengingat permintaan kendaraan komersial sangat bergantung pada kondisi makroekonomi.

“Untuk informasi, satu rupiah yang dibelanjakan di government spending biasanya multiplier effect terhadap perekonomian itu bisa dikalikan empat,” ujarnya.

Target 2016


Oleh karena itu, tahun ini Isuzu berani menargetkan bisa menjual 24.310 unit mobil dengan rincian Isuzu Pick-up sebanyak 2.500 unit, Panther sebanyak 1.700 unit, Isuzu D-Max sebanyak 900 unit, Isuzu MU-X mencapai 1.100, Isuzu ELF sebanyak 14.700 unit, Isuzu Bison sebanyak 240 unit, dan Isuzu Giga sebanyak 3.170 unit.

Edy J. Oekasah, Marketing Division Head IAMI menambahkan guna mengamankan target tahun ini Isuzu akan mendorong penjualan di setiap lini, tidak hanya di model komersial. Disebutkannya, Isuzu akan meluncurkan paling tidak 10 model baru dari model LCV dan kendaraan komersial.

“Tahun 2016, kira-kira total ada 10 line up di mana mulai dari D-Max, Mu-X, light truck dan medium truck kami akan sediakan. Mengenai detailnya belum bisa saya buka di sini," ujar pria yang akrab disapa OJ ini.

Khusus untuk segmen LCV, tahun ini Isuzu akan menawarkan varian yang lebih lengkap disertai fitur dan kombinasi harga yang cocok dengan pasar di Indonesia. (gen)