Ketika Pasar Berubah Menolak Penaikan Fed Rate

Giras Pasopati, CNN Indonesia | Kamis, 04/02/2016 11:37 WIB
Ketika Pasar Berubah Menolak Penaikan Fed Rate Gubernur bank sentral AS. (Win McNamee/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Janet Yellen dan Federal Reserve sedang berada di planet lain. Itulah pesan dari investor global yang dikirimkan kepada The Fed untuk segera kembali ke bumi.

The Fed masih memperkirakan adanya empat kenaikan suku bunga tahun ini. Namun, pelaku pasar pada saat ini meramalkan nol kenaikan pada tahun 2016.

Seperti dikutip dari CNNMoney, situasi pasar terkait Fed (Fed Future) yang diawasi ketat saat ini, memiliki probabilitas kuat dimana hampir 60 persen berharap tidak adanya kenaikan suku bunga AS di sepanjang tahun ini.


Hal ini adalah sebuah putaran balik yang dramatis dalam hanya sebulan yang lalu. Saat itu, pasar bersemangat dengan probabilitas mencapai 75 persen bahwa The Fed akan meningkatkan suku bunga setidaknya sekali pada tahun 2016.

Banyak yang telah berubah sejak 1 Januari karena pasar saham di seluruh dunia bergerak liar dengan kecenderungan melemah. Investor tidak berpikir ekonomi AS, apalagi ekonomi global, dapat bertahan dengan kenaikan suku bunga.

"Harga minyak terus turun dan dolar AS masih melambung. Ekonomi global terus melemah, dan semua perkembangan ini jelas membebani pertumbuhan ekonomi AS," tulis Ed Yardeni, presiden Yardeni Research, dalam catatannya.

Bahkan Fed mulai terdengar agak ragu bahwa rencana penaikan suku bunga itu dapat tetap pada rencananya.

"Beberapa hal telah terjadi di pasar keuangan dan dalam aliran data ekonomi dalam proses yang mungkin mengubah prospek pertumbuhan," kata wakil ketua The Fed Bill Dudley, Rabu.

Yellen akan memberi kesaksian di depan Kongres AS pada pekan depan dan kemungkinan akan memperoleh tekanan keras tentang rencana Fed.

The Fed melakukan kenaikan suku bunga 0,25 persen pada bulan Desember, yang pertama dalam hampir satu dekade. Sementara banyak yang percaya ekonomi AS tetap solid, terdapat kekhawatiran bahwa seluruh dunia memburuk dan mungkin menyeret pertumbuhan AS.

Sementara Fed berdebat apakah akan menaikkan suku bunga lagi, Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan telah baik memangkas suku bunga ke wilayah negatif dalam upaya untuk mengakselerasi ekonomi mereka. Hal ini membuat pekerjaan The Fed akan lebih rumit.

"Pasar yakin bahwa hal-hal itu mengerikan, bahwa gelas itu setengah kosong. Hal ini hanya terbang dalam menghadapi fundamental ekonomi di AS," tulis Greg Valliere, kepala strategi di Horizon Investments. (gir)