Desakan ini menyusul terungkapnya kasus kecurangan takaran yang dilakukan salah satu SPBU di kawasan Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan berdasarkan laporan masyarakat.
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menilai, Pertamina perlu meningkatkan pengawasan dan penindakan yang tegas, baik berupa sanksi kepada mitra yang melakukan kecurangan hingga pemutusan kontrak dan dimasukkan ke dalam daftar hitam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pada tingkat Kepolisian, Tulus berharap adanya keseriusan untuk mengungkap kasus kecurangan hingga tuntas. Selama ini, menurutnya pengungkapan kasus kecurangan SPBU hanya berada pada level penggerebekan saja, tidak pernah hingga proses pengadilan.
Dari aduan ini, YLKI meneruskannya kepada Pertamina pada Maret 2016 agar dapat dilakukan uji petik bersama Direktorat Metrologi, Kementerian Perdagangan, tetapi tidak ditindak lanjuti. Padahal, modus seperti ini kerap dilakukan dan sangat merugikan konsumen. (antara/gir)