Manajemen Isuzu menilai saat ini banyak perusahaan kuliner besar yang mengembangkan sayap bisnisnya dengan menggagas konsep foodtruck dengan desain yang fleksibel dan mobile.
"Foodtruck ini big opportunity. Saat ini, lahan semakin sempit, juga semakin mahal, apalagi di kota-kota besar. Jadi, banyak perusahaan yang beralih bisnis kulinernya ke foodtruck," ujar Harry Kamora, Chief Operation Officer Isuzu, kemarin malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau dari Isuzu, pengusaha kuliner itu bisa gunakan varian Elf kita yang empat roda. Karena itu space-nya tidak terlalu kecil, ya pas-lah untuk foodtruck," tutur Harry.
"Ini menarik perkembangannya, apalagi kalau Pemerintah Provinsi (Pemprov) bisa memfasilitasi hal itu. Karena kalau kita lihat, di Jakarta saja, mall banyak, building banyak tapi masih sedikit yang memfasilitasi food area-nya. Jadi, kalau Pemprov matang (untuk memfasilitasi), ya, kita juga matangkan bisnis modifikasi foodtruck ini," ungkap Harry.
Harry menambahkan, Isuzu sudah beberapa kali mendapatkan proyek pembuatan foodtruck. Meski demikian, dirinya tidak mengungkapkan perusahaan kuliner mana saja yang menjalin kerja sama modifikasi foodtruck dengan Isuzu. (gen)