Isuzu Siap Tadah Rezeki dari Foodtruck yang Menjamur

Yuliyanna Fauzi, CNN Indonesia | Kamis, 16/06/2016 09:15 WIB
Isuzu Siap Tadah Rezeki dari Foodtruck yang Menjamur Manajemen Isuzu tergiur untuk melayani penjualan unit kendaraan yang dapat dimodifikasi menjadi foodtruck yang kini ramai bermunculan di kota besar. (Dok. twitter Loco Mama Burrito).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mulai melirik pasar foodtruck seiring meningkatnya tren bisnis kuliner di kota besar yang memanfaatkan kendaraan sebagai tempat berjualan.

Manajemen Isuzu menilai saat ini banyak perusahaan kuliner besar yang mengembangkan sayap bisnisnya dengan menggagas konsep foodtruck dengan desain yang fleksibel dan mobile.

"Foodtruck ini big opportunity. Saat ini, lahan semakin sempit, juga semakin mahal, apalagi di kota-kota besar. Jadi, banyak perusahaan yang beralih bisnis kulinernya ke foodtruck," ujar Harry Kamora, Chief Operation Officer Isuzu, kemarin malam.


Hal inilah yang kemudian membuat manajemen Isuzu tergiur untuk melayani penjualan unit kendaraan yang dapat dimodifikasi menjadi foodtruck.

"Jadi kalau dari Isuzu, pengusaha kuliner itu bisa gunakan varian Elf kita yang empat roda. Karena itu space-nya tidak terlalu kecil, ya pas-lah untuk foodtruck," tutur Harry.

Untuk biaya modifikasi, Harry menyebut angka Rp150 juta merupakan harga yang ideal apabila ada calon pelanggan yang meminta Isuzu memodifikasi unit Isuzu Elf yang dijualnya menjadi foodtruck. Namun, angka ini masih bisa meningkat bila perlengkapan bisnis yang digunakan di dalam foodtruck bertambah, misalnya seperti pendingin makanan.

Harry beranggapan bahwa ke depannya, penggunaan foodtruck menjadi konsep yang menarik dan kian diminati sektor bisnis kuliner. Sebab pertumbuhan bisnis kuliner dari level usaha kecil menengah hingga bisnis besar sangat terbantu dengan konsep foodtruck.

"Ini menarik perkembangannya, apalagi kalau Pemerintah Provinsi (Pemprov) bisa memfasilitasi hal itu. Karena kalau kita lihat, di Jakarta saja, mall banyak, building banyak tapi masih sedikit yang memfasilitasi food area-nya. Jadi, kalau Pemprov matang (untuk memfasilitasi), ya, kita juga matangkan bisnis modifikasi foodtruck ini," ungkap Harry.

Harry menambahkan, Isuzu sudah beberapa kali mendapatkan proyek pembuatan foodtruck. Meski demikian, dirinya tidak mengungkapkan perusahaan kuliner mana saja yang menjalin kerja sama modifikasi foodtruck dengan Isuzu. (gen)