BEI Diskon Biaya Pencatatan Perusahaan yang Melantai di Bursa

CNN Indonesia
Senin, 18 Jul 2016 16:41 WIB
Insentif tambahan disiapkan BEI untuk merangsang lebih banyak lagi perusahaan melakukan IPO tahun ini.
Insentif tambahan disiapkan BEI untuk merangsang lebih banyak lagi perusahaan melakukan IPO tahun ini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat mengatakan bakal memberikan insentif untuk menarik perusahaan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) berupa diskon biaya pencatatan saham.

"Kami mungkin akan kontrol biaya, hanya itu. Ya apalagi, kalau kualitas tidak bisa kami kurangi," ujarnya, Senin (18/7).

Selain itu, BEI juga akan memberikan pelayanan yang lebih cepat dalam melayani perusahaan yang akan melantai di bursa. Namun, bentuk pelayanan tersebut belum diputuskan akan seperti apa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami janji akan berkomitmen pelayanan untuk bisa lebih cepat lagi, tapi belum diputuskan apa saja," terangnya.

Saat ini BEI masih terus melakukan pembahasan dalam tim internal. Salah satu hal yang dibahas terkait mekanisme IPO bagi perusahaan Unit Kecil Menengah (UKM) dan start-up company.

Kemudahan yang akan diberikan BEI juga terkait karena kebijakan tax amnesty. Dengan dana repatriasi yang didapat dari tax amnesty, BEI berharap akan banyak perusahaan yang melakukan IPO.

Secara terpisah, Direktur Utama BEI Tito Sulistio menyatakan, akan memberikan diskon besar biaya pencatatan saham. Namun, ia belum bisa menyebutkan besaran diskon yang akan diberikan.

"Persenannya belum ada, nanti kalau sudah resmi diberitahu," jelas Tito.

Insentif tambahan disiapkan BEI untuk merangsang lebih banyak lagi perusahaan melakukan IPO tahun ini. Dari target 35 perusahaan yang IPO, sampai saat ini tercatat baru sembilan perusahaan yang melantai di bursa. Bahkan, Samsul Hidayat memperkirakan sampai akhir tahun hanya 25 perusahaan yang IPO. Add as a preferred
source on Google