Bermodal Rp53,2 Miliar, Capital Financial Sapih Unit Syariah
CNN Indonesia
Selasa, 19 Jul 2016 13:40 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Capital Financial Indonesia Tbk akan menginvestasikan Rp53,2 miliar untuk menyapih anak perusahaan asuransi berbasis syariah yaitu PT Capital Life Syariah pada kuartal IV 2016.
"Yang benar-syariah baru ada empat perusahaan, kami yang kelima," ujar Direktur Utama Capital Financial Hengki Setiono, Selasa (19/7).
Hengki menjelaskan, prospek asuransi syariah di Indonesia sangat bagus mengingat mayoritas masyarakatnya yang beragama Islam, ditambah lagi penetrasi asuransi syariah ke pasar belum terlalu besar.
Atas dasar itulah Capital Finance cukup percaya diri untuk mendirikan dan menyuntik modal anak perusahaannya yang bergerak di bidang asuransi syariah.
"Tapi saat ini perusahaan asuransi syariah masih proses, mungkin kuartal IV sudah bisa beroperasi, kami tinggal tunggu dana hasil penawaran umum (Initial Public Offering/IPO)," katanya.
Sementara, anak asuransi lainnya yang berjalan dalam bidang asuransi konvensional, PT Capital Life Indonesia, berhasil mengantongi total premi hingga Juli 2016 sebesar Rp1,5 triliun. Sampai akhir tahun nanti, Capital Financial menargetkan pertumbuhan premi mencapai Rp2 triliun.
"Tahun lalu itu total premi 210 miliar, jadi kenaikannya berkali-kali lipat," ungkapnya. Add
as a preferred
source on Google
"Yang benar-syariah baru ada empat perusahaan, kami yang kelima," ujar Direktur Utama Capital Financial Hengki Setiono, Selasa (19/7).
Hengki menjelaskan, prospek asuransi syariah di Indonesia sangat bagus mengingat mayoritas masyarakatnya yang beragama Islam, ditambah lagi penetrasi asuransi syariah ke pasar belum terlalu besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi saat ini perusahaan asuransi syariah masih proses, mungkin kuartal IV sudah bisa beroperasi, kami tinggal tunggu dana hasil penawaran umum (Initial Public Offering/IPO)," katanya.
"Tahun lalu itu total premi 210 miliar, jadi kenaikannya berkali-kali lipat," ungkapnya. Add
as a preferred source on Google