Menteri Airlangga Akan Fokus Lanjutkan Program Lama

Yuliyanna Fauzi, CNN Indonesia | Kamis, 28/07/2016 09:10 WIB
Menteri Airlangga Akan Fokus Lanjutkan Program Lama Fokus Kemenperin sebelumnya adalah menghadapi gap ekonomi, dan mengejar pertumbuhan ekonomi dengan mengembangkan dunia usaha. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perindustrian (Menperin) baru, Airlangga Hartarto menyatakan siap memimpin jajaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk menjawab sejumlah tantangan dalam sektor industri.

Airlangga juga sempat melemparkan candaannya kepada Saleh Husin, Menperin sebelumnya, terkait caranya untuk mengetahui segala hal yang harus dikejarnya.

"Saya dengan Pak Saleh sama-sama suka menulis apa yang harus kita kerjakan. Bedanya, saya tulis di kertas asal kemudian hilang. Jadi, saya minta tolong ke Pak Menteri, apa yang sudah Bapak catat, sudah Bapak lakukan, sedang Bapak lakukan, dan yang akan Bapak lakukan, berikan ke saya bocorannya," ungkap Airlangga yang kemudian disambut tawa para jajaran Kemenperin, Rabu (27/7).


Terkait strategi yang akan dilancarkannya, Airlangga menegaskan dirinya tidak akan mengejar pembentukan program baru tetapi fokus menyelesaikan hal-hal yang sebelumnya tengah berjalan di Kemenperin saat dipimpin Saleh.

"Yang dikejar adalah yang tengah dikerjakan Kemenperin, yakni menghadapi gap ekonomi, mengejar pertumbuhan ekonomi dengan mengembangkan dunia usaha hingga mengejar program Nawacita sesuai yang diharapkan Presiden Jokowi," ujar Airlangga.

Untuk mengatasi gap ekonomi, Airlangga mengatakan bakal mendorong pemerataan kelas ekonomi dan mengembangkan perwilayahan, baik berupa bentuk kawasan industri, kawasan ekonomi khusus hingga pengembangan wilayah perbatasan.

Selanjutnya, dalam mengejar pertumbuhan ekonomi, Airlangga akan memberikan stimulus pada dunia usaha, baik melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan unit kecil menengah (UKM).

"Khusus untuk UKM, kami akan dorong agar bisa semakin bersaing dimana hal ini membutuhkan keterampilan tenaga kerja, seperti yang juga diinginkan oleh Pak Presiden, misalnya dengan pendidikan vokasi," tutur Airlangga.

Ia mencontohkan, pendidikan vokasi ini dapat dikejar pada industri tekstil, yakni dengan memberikan insentif bagi pertekstilan yang bisa memberikan pendidikan.

"Rencana ini juga sudah dipertimbangkan oleh Ibu Sri Mulyani. Jadi, kita membutuhkan koordinasi antar kementerian agar industri bisa tumbuh. Tanpa koordinasi tentu susah," tambahnya.

Terakhir, ia juga menegaskan akan mengejar investor agar realisasi investasi sektor industri dapat meningkat. Di mana keseluruhan pekerjaan rumahnya, diharapkan Airlangga dapat mewujudkan program Nawacita, sesuai yang diimpikan Presiden Jokowi.

"Kami berharap agar program Nawacita bisa dikejar melalui semua perencanaan dan kerja sama di dalam Kemenperin. Semoga apa yang semua jajaran Kemenperin berikan kepada Pak Saleh juga diberikan ke saya. Jangan dikurang-kurangi ya," tutup Airlangga dengan candaan. (gir)