Airlangga juga sempat melemparkan candaannya kepada Saleh Husin, Menperin sebelumnya, terkait caranya untuk mengetahui segala hal yang harus dikejarnya.
"Saya dengan Pak Saleh sama-sama suka menulis apa yang harus kita kerjakan. Bedanya, saya tulis di kertas asal kemudian hilang. Jadi, saya minta tolong ke Pak Menteri, apa yang sudah Bapak catat, sudah Bapak lakukan, sedang Bapak lakukan, dan yang akan Bapak lakukan, berikan ke saya bocorannya," ungkap Airlangga yang kemudian disambut tawa para jajaran Kemenperin, Rabu (27/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang dikejar adalah yang tengah dikerjakan Kemenperin, yakni menghadapi gap ekonomi, mengejar pertumbuhan ekonomi dengan mengembangkan dunia usaha hingga mengejar program Nawacita sesuai yang diharapkan Presiden Jokowi," ujar Airlangga.
Selanjutnya, dalam mengejar pertumbuhan ekonomi, Airlangga akan memberikan stimulus pada dunia usaha, baik melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan unit kecil menengah (UKM).
"Khusus untuk UKM, kami akan dorong agar bisa semakin bersaing dimana hal ini membutuhkan keterampilan tenaga kerja, seperti yang juga diinginkan oleh Pak Presiden, misalnya dengan pendidikan vokasi," tutur Airlangga.
"Rencana ini juga sudah dipertimbangkan oleh Ibu Sri Mulyani. Jadi, kita membutuhkan koordinasi antar kementerian agar industri bisa tumbuh. Tanpa koordinasi tentu susah," tambahnya.
Terakhir, ia juga menegaskan akan mengejar investor agar realisasi investasi sektor industri dapat meningkat. Di mana keseluruhan pekerjaan rumahnya, diharapkan Airlangga dapat mewujudkan program Nawacita, sesuai yang diimpikan Presiden Jokowi.
"Kami berharap agar program Nawacita bisa dikejar melalui semua perencanaan dan kerja sama di dalam Kemenperin. Semoga apa yang semua jajaran Kemenperin berikan kepada Pak Saleh juga diberikan ke saya. Jangan dikurang-kurangi ya," tutup Airlangga dengan candaan. (gir)