Perjanjian fasilitas pinjaman ditandatangani oleh Direktur Korporasi Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar, dan Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo, Rabu (28/9).
Royke mengatakan, dukungan pembiayaan tersebut merupakan bagian dari sinergi strategis BUMN dalam membangun Indonesia, khususnya yang bergerak di sektor transportasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia menjelaskan, komitmen Bank Mandiri dalam mendukung KAI juga sudah direalisasikan sebelumnya melalui keterlibatan perseroan dalam sindikasi perbankan tahun 2015 untuk pembiayaan proyek pengembangan commuter line Jabodetabek, dan kereta Bandara Soekarno-Hatta.
Secara keseluruhan, Royke membeberkan, saat ini, perseroan telah memberikan komitmen pembiayaan sebesar Rp36,4 triliun. Di samping kereta api, pembiayaan tersebut juga mengalir untuk proyek pembangunan bandar udara dan pelabuhan.
Asuransi Karyawan
Dalam kesempatan yang sama, Bank Mandiri melalui perusahaan anak PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) menyiapkan layanan asuransi kesehatan dengan skema managed care. Layanan dengan koordinasi manfaat (coordination of benefits/COB) itu melindungi seluruh karyawan KAI beserta keluarga mereka.
Pola layanan kesehatan ini memungkinkan KAI untuk memberikan manfaat kesehatan dengan biaya yang terkendali, karena dapat memanfaatkan skim jaminan kesehatan nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan untuk menanggung sebagian klaim yang timbul. (bir/gen)