Direktur Utama Citibank Indonesia, Batara Sianturi mengatakan, kondisi ekonomi yang masih lamban membuat pelaku bisnis memilih untuk berhati-hati dan cenderung menunggu kondisi stabil untuk menarik pinjaman dari bank.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi belum ada new money untuk kredit modal atau kredit investasi," ujarnya.
Dia berharap sejumlah paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah dapat menjadi sentimen positif bagi kondisi perekonomian, sekaligus mendukung bisnis perbankan.
"Bank mengikuti riil sektor saja. Kalau riil sektor single digit ya mungkin kita single digit. Yang pasti kita perhatikan insentif-insentif yang diberikan oleh pemerintah dan Bank Sentral bisa jadi faktor yang positif bagi korporasi," kata Batara.
Menurut Batara, Citibank sangat berhati-hati dalam menjalankan bisnisnya guna meminimalisasi dampak kondisi perekonomian tersebut. Pada akhir semester I 2016, tingkat kredit bermasalah (Non Perforning Loan/NPL) Citibank berada di kisaran 0,8 persen, turun 86 basis poins (bps) dari periode yang sama tahun lalu 1,66 persen. (ags/gen)