Direktur Keuangan dan Strategis CIMB Niaga Wan Razly mengungkapkan, permintaan kredit selama kuartal III belum menunjukkan pemulihan berarti. Fasililtas kredit seperti kredit Investasi dan kredit modal kerja juga belum banyak dilirik para pelaku usaha. Hal ini menjadi sinyal ekspansi dunia usaha belum melaju kencang.
"Kami melihat market masih lambat. Sekarang ini kalau dilihat orang ikut tax amnesty (pengampunan pajak) ada duit lebih baik mereka bayar itu dulu dibandingkan investasi dan minta kredit," ujarnya, Senin (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"CIMB Niaga mungkin di bawah itu (proyeksi industri)," terang dia.
Dari sisi perolehan dana pihak ketiga (DPK), CIMB Niaga menghimpun dana Rp171,65 trliiun atau turun 1,98 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan negatif tersebut disumbang oleh penurunan jumlah deposito sebesar 11 persen kalau dibandingkan posisi Agustus tahun lalu. (bir)