Sharia Division Head Adira Insurance Bimo Kustoro mengungkapkan, Travellin Syariah memberikan perlindungan kepada pelanggan dalam bentuk asuransi ketidaknyamanan dalam perjalanan. Travellin Syariah juga melindungi risiko kecelakaan, dan kesehatan dalam perjalanan menuju dan dari Tanah Suci.
"Perlindungan yang diberikan menyeluruh dan tepat guna kepada para jamaah haji dan umrah yang dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip syariah," ujarnya, Minggu (9/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kelahiran produk asuransi perjalanan berbasis syariah ini tidak terlepas dari besarnya peluang pasar yang diiringi oleh pertumbuhan keuangan syariah di pasar yang semakin pesat. Adira Insurance optimis bahwa perolehan premi Travellin Syariah mampu mencapai Rp5 miliar setiap tahun," imbuh Bimo.
Lihat juga:OJK Siapkan Lima Jurus Kebut Bisnis Fintech |
Tahun ini, Adira Insurance Syariah ingin tumbuh 46 persen dari realisasi premi sepanjang tahun lalu. Per september 2016, premi bruto perusahaan tercatat lebih dari Rp180 miliar atua meningkat 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Sebagai salah satu strategi, Adira Insurance Syariah memasarkan produk dengan berbagai metode pemasaran, antara lain bekerja sama dengan bank, leasing, dan instansi keuangan lainnya, serta direct selling. Tidak hanya itu saja, kami juga melakukan cross selling terhadap pelanggan existing," terang Bimo. (bir)