Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Bisnis Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengungkapkan, peningkatan belanja modal perusahaan-perusahaan BUMN dilakukan untuk mendorong peran BUMN sebagai agen pembangunan.
"Tahun depan, kami sudah alokasikan. Capex akan bertambah menjadi Rp 555 triliun," ujarnya dalam acara Core Economic Outlook 2017 di Hotel J.S. Luwansa Jakarta, Rabu (23/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya capex akan kami alokasikan ke core bisnis [BUMN] dan akan mengambil proyek-proyek strategis. Bisa nanti dikerjakan oleh BUMN sendiri atau bisa bekerja sama dengan swasta," tegas Aloysius.
Sesuai rencana Kementerian BUMN, setidaknya ada 10 holding BUMN terbentuk tahun depan, yaitu minyak dan gas, pertambangan, jalan tol, jasa keuangan, perumahan, pangan, pembuatan kapal dan industri berat, pertahanan, farmasi, dan asuransi. (bir/gen)