Fitch Ratings Kerek Peringkat BFI Finance

Giras Pasopati, CNN Indonesia | Senin, 28/11/2016 13:00 WIB
Fitch Ratings Kerek Peringkat BFI Finance PT Fitch Ratings Indonesia menaikkan peringkat nasional jangka panjang PT BFI Finance Indonesia Tbk ke level AA- (idn) dengan outlook stabil. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga pemeringkat perusahaan, PT Fitch Ratings Indonesia mengganjar peringkat nasional jangka panjang PT BFI Finance Indonesia Tbk dengan rating AA- (idn) dengan outlook stabil. Peringkat itu naik dari A+ (idn) dengan outlook positif pada sebelumnya.

Presiden Direktur Fitch Ratings Indonesia, Indra Kampono menambahkan, peringkat nasional jangka pendek BFI Finance juga dikerek menjadi F1+ (idn) dari F1 (idn). Ia menjelaskan, dalam menerbitkan dan memantau pemeringkatannya, Fitch mengandalkan informasi faktual yang diterimanya dari para emiten dan underwriters dan dari sumber lainnya yang dipercaya kredibilitasnya.

“Fitch melakukan pemeriksaan yang masuk akal sehubungan dengan informasi faktual sesuai dengan metodologi pemeringkatannya, dan mendapatkan verifikasi yang masuk akal mengenai informasi tersebut dari sumber yang independen,” jelasnya dalam keterbukaan ke Bursa Efek Indonesia, Senin (28/11).


Analis Fitch menyatakan, peningkatan peringkat nasional BFI Finance mencerminkan kinerja dan neraca keuangan yang berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi makro di Indonesia. Hal itu juga tercermin dalam peningkatan rasio profitabilitas dan kapitalisasi.

Peringkat tersebut juga mencerminkan profil mandiri yang kuat dari perusahaan, sebagai salah satu perusahaan pembiayaan independen terbesar di Indonesia.

BFI memiliki pangsa pasar sekitar 3 persen dari total aset industri pembiayaan pada akhir September 2016. Bisnis utamanya adalah pembiayaan mobil bekas dan sepeda motor (melalui saluran langsung) yang menyumbang sekitar setengah dari portofolio pembiayaan.

Sisanya terutama terdiri dari pembiayaan mobil melalui diler dan bisnis leasing, di mana kualitas aset telah melemah signifikan dalam perlambatan ekonomi saat ini.

Manajemen BFI berencana untuk memperkuat profitabilitas dan kualitas aset dengan menggeser kembali fokus ke bisnis pembiayaan inti dan mengurangi paparan bisnis pembiyaan mobil baru dan alat berat. BFI memiliki profitabilitas yang sehat pada akhir September 2016, yang jauh di atas rata-rata industri. (gir/gen)