Hasilnya, harga minyak Brent berjangka turun US$0,93 per barel ke angka US$53 per barel. Sementara itu, minyak West Texas Intermediates (WTI) turun US$1,16 per barel ke angka US$49,77 per barel.
Seperti dilansir dari Reuters, keraguan ini muncul setelah laporan Energy Information Administration (EIA) AS menunjukkan bahwa persediaan minyak turun 2,4 juta barel sepanjang pekan lalu. Namun, persediaan minyak di hub pengiriman minyak berjangka AS di Cushing, negara bagian Oklahoma meningkat 3,8 juta barel pada periode yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Minyak Nigeria, Emmanuel Ibe Kachikwu menjelaskan, kesepakatan OPEC akan tetap berlangsung meski Rusia menjadi negara non-OPEC satu-satunya yang masih komitmen. Nigeria sendiri dikecualikan dari kebijakan OPEC, di mana negara Afrika itu berharap bisa meningkatkan produksi dari 1,9 juta barel per hari ke angka 2,1 juta barel per hari bulan Januari mendatang. (gir)