Kepala Divisi Hukum dan Sekretariat Perusahaan Saratoga Sandi Rahaju mengatakan, terdapat perubahan kepemilikan atas saham perseroan. Ia menjelaskan, Sandiaga Uno telah menjual 39,62 juta lembar saham perusahaan.
“Harga penjualan per saham Rp3.400. Tanggal transaksi 29 Desember 2016,” tulisnya dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Kamis (5/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, di tanggal transaksi yang sama, Presiden Komisaris Saratoga Edwin Soeryadjaya membeli saham perusahaannya sebanyak yang dijual oleh Sandiaga, 39,62 juta lembar. Edwin kemudian membeli lagi sebanyak 34,93 juta lembar pada 3 Januari 2017.
Belum diketahui lebih rinci rencana penggunaan dana hasil penjualan saham tersebut. Adapun saat ini, Sandiaga berfokus dalam kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Terdapat kemungkinan bahwa dana tersebut bakal digunakan untuk menambah pundi kampanye.
Bendahara Umum Tim Pemenangan pasangan Anies-Sandi, Satrio Dimas Aditiyo mengatakan sumbangan dana kampanye pasangan nomor urut tiga itu berjumlah Rp35,6 miliar. Hampir Rp34 miliar sumbangan berasal dari Sandi, sedangkan sisanya dari Partai Gerindra Rp750 juta, PKS Rp350 juta, dan dari Anies Rp400 juta.
"Uang ini paling banyak digunakan untuk logistik dan sosialisasi ke bawah," ujar Satrio di Gedung KPU DKI, Selasa (20/12).
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan, laporan sumbangan ini meliputi nama penyumbang, nominal, dan saldo yang sedang berjalan. Nantinya sumbangan kampanye akan dipublikasikan ke website www.kpujakarta.go.id. (gir/gen)