Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA menjelaskan, hal itu sengaja dilakukan karena terbatasnya kemampuan eksperimen yang dimiliki oleh perusahaan yang dipimpinnya. Sehingga, manajemen akan memanfaatkan dua bank yang rencananya akan diakuisisi tersebut.
"Kemungkinan dua bank yang nanti diakuisisi bakal fokus pada bank digital, karena kan nasabah BCA banyak jadi tidak terlalu berani eksperimen. Kalau bank kecil lebih banyak eksperimen lebih menarik gitu," ungkap Jahja, Rabu (22/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bos BCA Jahja Setiaatmadja. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Perusahaan pun telah menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp4 triliun. Dana tersebut sebagian akan digunakan untuk mengakuisisi dua bank, kemudian menyuntikan dana untuk anak usaha, dan mengembangkan fintech.
"Masih lirik-lirik, cari jodoh tidak gampang," imbuh dia.
Jahja mengharapkan, kinerja tahun ini bisa tumbuh positif agar rencana akusisi tersebut bisa terlaksana. Menurutnya, kemungkinan besar BCA akan menggabungkan dua perusahaan bank yang nantinya diakuisisi.
Namun demikian, perusahaan tak muluk dalam menargetkan dua akuisisi ini. Jika hanya mendapatkan satu bank yang dinilai pas, tetap akan dilakukan tahun ini.
"Kalau memang bisanya satu ya satu dulu," pungkas dia. (gen)
Bos BCA Jahja Setiaatmadja. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)