Tol Cisumdawu dan Serang-Panimbang Masuk Proyek Strategis

Yuliyanna Fauzi, CNN Indonesia | Kamis, 23/02/2017 07:47 WIB
Tol Cisumdawu dan Serang-Panimbang Masuk Proyek Strategis Tol Cisumdawu adalah proyek Rp8,2 triliun dengan panjang 60 km, sedangkan Tol Serang-Panimbang bernilai Rp5,3 triliun dengan panjang 84 km. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berencana memasukkan dua pembangunan ruas jalan tol, yakni Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan Jalan Tol Serang-Panimbang ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dirinya akan segera mengajukan kedua ruas jalan tol tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mendapat persetujuan masuk ke dalam daftar PSN.

Bila Presiden Jokowi menyetujui, lanjut Darmin, Presiden perlu segera meneken revisi Peraturan Presiden (Perpres) baru yang menggantikan Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.


"Memang saya mau melapor kalau ada waktu bertemu Presiden. Saya akan sampaikan perubahannya (daftar PSN) sekaligus disampaikan perubahan Perpres-nya," kata Darmin di kantornya, Rabu (22/2).

Adapun pergantian Perpres, menurut Darmin tak akan memakan waktu yang lama. Pasalnya, Presiden diperkirakan tak mengulur waktu untuk mempercepat pengerjaan PSN.

"Tidak lama, paling seminggu," imbuh Darmin.

Sebagai informasi, Jalan Tol Cisumdawu merupakan proyek senilai Rp8,2 triliun dengan panjang mencapai 60 kilometer. Sedangkan Jalan Tol Serang-Panimbang memiliki nilai investasi mencapai Rp5,3 triliun dengan panjang mencapai 84 kilometer.

Adapun kedua ruas jalan tol tersebut dibiayai dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan mendapat penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PII.

Sebagai informasi, beberapa Kementerian/Lembaga (K/L) memang telah mengajukan proyek-proyek infrastruktur kepada Menko Darmin untuk dimasukkan ke dalam daftar PSN. Tercatat, ada 117 proyek yang diusulkan masuk ke dalam PSN.

Namun, dalam perjalanannya, Darmin hanya meloloskan sekitar 78 proyek untuk dimasukkan ke dalam PSN. Adapun sebanyak 57 dari total 78 proyek yang akan diajukan ke dalam daftar PSN merupakan usulan proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Secara rinci, 57 proyek dari Kementerian PUPR, yakni 24 proyek jalan tol, 20 proyek irigasi dan rawa, sembilan proyek bendungan, dan empat proyek air baku.

Sementara itu, berdasarkan Perpres 3/2016, terdapat 225 proyek dan satu program ketenagalistrikan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp2.826 triliun. Namun, baru sekitar 20 proyek dengan nilai mencapai Rp27,6 triliun yang selesai dikerjakan. (gir/gir)