Force majeure ditetapkan bagi sembilan tambang milik perusahaan di Bowen Basin yang dikerjasamakan dengan Mitsubishi Corporation, atau dikenal dengan nama BHP Billiton Mitsubishi Alliance (BMA).
Selain itu, kondisi serupa juga ditetapkan bagi dua tambang yang dikerjasamakan dengan Mitsui, yang dikenal dengan nama BHP Billiton Mitsui Coal (BMC).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BHP Billiton mengonfirmasi bahwa force majeure telah ditetapkan bagi seluruh produk batu bara BMA dan BMC sebagai imbas dari badai topan Debbie yang merusak infrastruktur transportasi Aurizon," jelas perusahaan melalui pernyataan resmi.
Sebagai informasi, force majeure adalah sebuah kondisi di mana penjual atau pembeli tidak bisa memenuhi kewajibannya. Biasanya, force majeure disebabkan oleh dua hal, yaitu bencana alam atau kecelakaan kerja.
Implikasinya, harga batu bara peringkat tinggi (kokas) berjangka di pasar Cina melonjak 7 persen seiring kekhawatiran pelaku pasar akan berkurangnya persediaan batu bara dari Australia.
Setelah pasar Cina, harga batu bara premium Australia di pasar Singapura tercatat melonjak 43 persen dalam dua hari terakhir.